• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun 2022, Langkah BRI Menjaga Pertumbuhan Laba

by redaksi
1 Mei 2022
in Berita
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI menorehkan kinerja cemerlang. Bank pelat merah ini menceta laba Rp12,12 triliun atau tumbuh 78,13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Tak hanya laba, aset BRI Group juga mengalami pertumbuhan sebesar 8,99 persen yoy menjadi Rp1.650,28 triliun pada kuartal I/2022.

RelatedPosts

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan perolehan laba dan aset tersebut tak lepas dari strategi BRI yang fokus kepada sustainability, dengan penyaluran kredit yang tumbuh di atas rata-rata industri perbankan.

Selain itu, perseroan juga berhasil mengelola dengan baik kualitas kredit yang disalurkan, serta semakin efisien dalam menjalankan kegiatan operasional perbankan, termasuk dalam penghimpunan dana murah (current accounts saving accounts/CASA).

Dengan pencapaian ciamik tersebut, Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin melihat peluang BRI dalam menjaga laba hingga akhir tahun 2022 terbilang besar.

“Saya melihat ada beberapa hal kalau dikaitkan dengan peningkatan laba ini yang cukup signifikan. Saya rasa kemungkinan [laba terjaga hingga akhir tahun ini] itu cukup besar,” ujar Amin kepada Bisnis, Senin (25/4/2022).

Pertama, karena fokus bisnis bank adalah menyasar UMKM. Amin melihat, saat ini Indonesia menuju endemi dan sudah mulai terlihat geliat bisnis di sektor tersebut.

Menurut Amin, sektor UMKM merupakan sektor yang paling terpukul akibat adanya pandemi. Namun, dengan bantuan yang diberikan pemerintah melalui berbagai subsidi untuk porsi UMKM serta BRI yang memfokuskan bisnis ke arah yang sama, dalam dua tahun terakhir Amin melihat sektor UMKM sudah mengalami perbaikan dalam banyak hal,

“Dua tahun terakhir ini sudah merupakan tahun perbaikan dalam banyak hal, seperti infrastruktur, sumber daya manusia, efisiensi proses, yang kemudian menghasilkan kinerja saat ini yang cukup bagus,” terangnya.

Kedua, ditopang dengan holding yang sudah mulai berjalan. Amin menilai, transformasi ini akan meliputi secara keseluruhan dan tidak hanya dari induk, termasuk juga anak-anak usaha di bawah BRI. “itu semuanya sudah dalam kondisi siap untuk berkinerja terbaik.”

Dengan demikian, kata Amin, segala upaya yang dilakukan BBRI melalui proses transformasi, efisiensi, upaya untuk menggerakkan seluruh sektor baik usaha menengah, kecil, mikro dan bahkan super mikro akan menjaga kinerja BRI sedemikian rupa.

“Sehingga, keterkaitan antara naiknya laba tersebut akan terjaga hingga akhir tahun,” imbuhnya.

Tantangan BRI 2022

Meski memiliki peluang yang cukup besar dalam menjaga laba perseroan hingga akhir tahun ini, Amin melihat ada beberapa tantangan yang akan dihadapi BBRI ke depan, baik dari aspek eksternal maupun internal.

Dari sisi eksternal, Amin menyatakan bahwa kompetisi bank semakin sengit. Saat ini banyak perusahaan finansial yang menyasar UMKM dengan memanfaatkan kanal digital. BRI tidak lagi bisa hanya mengandalkan jaringan yang luas.

“Cukup banyak sekarang pemain-pemain baru menggarap sektor yang sama dengan perangkat digital, baik itu bank digital maupun teknologi keuangan atau fintech yang merambah sektornya sama persis dengan apa yang kemudian menjadi fokus bisnisnya BRI,” jelasnya.

Kedua, kondisi pandemi yang masih menyisakan ketidakpastian. Amin memandang, adanya ketidakstabilan sistem ekonomi akibat pandemi yang bersifat global, sehingga dampak yang terjadi di duni lain akan berimbas ke Indonesia.

“Sehingga tantangannya kalau dari eksternal secara global ada perang antara Rusia dan Ukraina. Meskipun itu sedikit dampaknya ke Indonesia [tidak terlalu besar], tidak terlalu signifikan, apalagi ke bisnis UMKM mungkin tidak terlalu terasa, hanya pasti faktor eksternal itu akan sedikit banyak mempengaruhi ketidakpastian,” paparnya.

Ketiga, inflasi. Amin menyatakan bahwa inflasi akan sedikit banyak mengganggu. Misalnya, ketidakstabilan harga minyak goreng memicu industri-industri yang terkait dengan minyak goreng akan terpengaruh sektor UMKM, bahkan mikro juga akan terpengaruh dan akan berdampak ke semua sektor.

“Ini [inflasi] sebuah faktor yang masih dipertimbangkan karena bisnisnya konsumennya BRI di sektor UMKM dan mikro, jadi cukup terdampak ada inflasi berpengaruh. Kelihatannya sepele, kinerja bank dalam penyaluran kredit, penerimaan DPK dan seterusnya itu pasti akan sedikit banyak berpengaruh,” tuturnya.

Sementara dari aspek internal, yakni pertama, proses transformasi dan adanya kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk melihat bahwa industri finansial telah berada pada era digital.

Kedua, infrastruktur. Menurut Amin, infrastruktur berkaitan dengan bisnis yang dijalankan BRI, yakni bisnis ritel mikro. “Itu sudah sangat lazim kalau sekarang harus mengoptimalkan teknologi.”

Ketiga, BRI membutuhkan dukungan dan keseriusan dari seluruh stakeholder.

Kiat Menjaga Kinerja BBRI 2022

Di samping beragamnya tantangan yang harus dihadapi BBRI, Amin juga melihat bahwa BRI bisa menjaga kinerja apabila perseroan bisa memelihara dengan baik antara SDM dengan IT.

“People dan IT harus dijaga dengan baik agar keberlanjutan kinerjanya bisa ter-maintenance dengan baik. Kinerja keuangan sangat terpengaruh dengan kondisi-kondisi itu, sedikit saja ada terjadi hal yang tidak pas atau tidak sesuai, maka itu akan berpengaruh cukup signifikan,” kata Amin mengingatkan.

Selain itu, BRI juga harus bisa mengatur pemanfaatan dana PEN, mengingat pandemi akan segera berakhir.

Lalu, program restrukturisasi kredit yang akan berakhir sampai dengan 31 Maret 2023. Amin mengingatkan untuk menjaga kondisi NPL, beban bunga, hingga pertumbuhan kreditdengan baik.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut persiapan, apabila kebijakan restrukturisasi kredit dinyatakan berhenti di Maret 2023.

“Ini harus diantisipasi dari sekarang. Keberlanjutan kinerja pasti akan menjadi pertimbangan tersendiri dalam rangka antisipasi kesiapannya menghadapi Maret 2023 yang juga harus dipersiapkan dari sekarang dalam banyak hal,” tutupnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Tahun 2022, Jasa Marga Fokus Perkuat Kebutuhan Modal

Next Post

26 BUMN Kompak Antar 40 Ribu Masyarakat Mudik

Related Posts

Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

3 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

3 Mei 2026
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

26 BUMN Kompak Antar 40 Ribu Masyarakat Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat Danantara & BUMN : Pegadaian, GARAM, JIEP, Agrinas Palma, PTPN 3, PTPN 1, Pelindo, Waskita, KIMA, Sucofindo, Krakatau Steel, IndonesiaRe, Semen Baturaja, Jasa Tirta 2, Pupuk Kujang, Waskita Precast, Nindya Karya

Agrinas Palma Nusantara Hadir dalam Dialog Nasional Transformasi Sawit Berkelanjutan untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

5 hari ago
Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita Apresiasi Protokol Kesehatan Pabrik Kahoindah di Kawasan KBN

KBN Resmi Go Live Empat Aplikasi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Operasional

6 hari ago
𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

6 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

2 hari ago
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

by redaksi
3 Mei 2026
0

PLN Enjiniring kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi energi nasional melalui partisipasi aktif pada TransTech ASEAN 2026 Exhibition and Conference...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

3 Mei 2026
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In