• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kuartal I 2022, Laba Bersih Pupuk Kaltim Sudah Mendekati Capaian Sepanjang Tahun 2021

by redaksi
24 Mei 2022
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

  PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) membukukan kinerja subur di kuartal I 2022. Anggota holding Pupuk Indonesia ini membukukan laba lebih dari Rp 4 triliun di kuartal I 2022.

Direktur Utama Pupuk Kaltim (PKT) Rahmad Pribadi dalam pertemuan dengan media pekan lalu (20/5) menyebut, kinerja positif tersebut terus berlanjut di bulan April 2022. “Selama satu bulan di April saja, perolehan laba Pupuk Kaltim mencapai Rp 2 triliun,” ujar Rahmad.

RelatedPosts

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

Adapun sepanjang tahun 2021, Pupuk Kaltim (PKT) membukukan laba bersih sebesar Rp 6,17 triliun. Dus, ini artinya sampai April, laba bersih PKT sudah mendekati capaian sepanjang tahun 2021.

Harga pupuk yang melesat, ekspor yang meningkat serta efisiensi di semua lini menjadi sumber laba Pupuk Kaltim (PKT). Dengan capaian apik ini,  Rahmad mengaku sulit  menetapkan target pendapatan dan laba PKT sepanjang tahun 2022 ini. Ini lantaran harga pupuk masih sangat fluktuatif dengan tren kenaikan yang diperkirakan masih akan berlanjut beberapa tahun ke depan.  “Proyeksi Deloitte, harga pupuk baru akan melandai di 2026,” ujarnya.

Sebagai gambaran, hingga 30 April 2022, Pupuk Kaltim (PKT) memproduksi urea sebanyak 1,08 juta ton, angka ini 31,65% dari target tahun 2022 sebesar 3,42 juta ton atau sebesar 1,02 juta ton. Adapun, produksi   moniak sebesar 36,49% dari target tahun 2022 sebesar 2,79 juta ton, lalu NPK sebesar 35,38% dari target tahun 2022 sebesar 250.000 ton.

Rahmad menyebut, kontribusi ekspor juga signifikan di tengah kenaikan harga. Ekspor dilakukan dengan tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri sebagai komitmen perusahaan.

Dengan memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi, sepanjang tahun 2021, pupuk urea produksi PKT merajai 67% pasar urea di negara-negara Asia Tenggara, seperti Thailand, lalu 13% di negara Asia Selatan seperti India, 4% ke Australia, 4% ke negara di Asia Timur, 4% ke Meksiko, serta 4% lainnya ke Amerika Latin dan Amerika Serikat.

Adapun pasar ekspor amoniak, PKT didominasi negara-negara Asia seperti Filipina, Vietnam, Cina, Jepang, Korea Selatan dan India.

Bangun Pabrik Soda Ash Tahun Ini 

Dengan capain ini, Pupuk Kaltim siap membentangkan rencana ekspansi dengan membangun pabrik soda ash. Potensi besar di pasar lokal serta bahan baku yang tersedia menjadi alasan.

“Kebutuhan pasar soda ash nasional besar dengan potensi yang menjanjikan. Setiap tahunnya, Indonesia mengimpor hampir 1 juta ton soda ash, sebagai bahan baku yang mendukung kebutuhan industri dan rumah tangga,” ujar Rahmad kepada KONTAN, (23/5).

Berdasarkan data Deloitte, kebutuhan industri atas soda ash saat ini  sebesar 1 juta ton. Kebutuhan paling banyak ada di industri kaca dan keramik sebanyak 568.000 ton, sabun dan deterjen 221.000 ton, kimia 71.000 ton, dan lainnya.

Kata Rahmad, lewat anak perusahaan PT Kaltim Industrial Estate (KIE), Pupuk Kaltim tengah mempersiapkan pembangunan pabrik soda ash di Bontang. Pabrik ini, kata Rahmad juga menjadi salah satu wujud komitmen PKT untuk bertransformasi menjadi industri hijau.

“PKT akan menerapkan praktik ekonomi sirkular, yakni menciptakan nilai tambah dari produk yang sudah ada, karena proses produksi soda ash akan memanfaatkan karbondioksida sebagai salah satu bahan baku yang merupakan gas buangan dari produk PKT lainnya,” tandas Rahmad.

Targetnya pelaksaan proyek pembangunan pabrik yang membutuhkan lahan sebesar 16 hektare ini akan dilakukan di tahun 2022 sampai 2025. Masih enggan menyebut belanja modal atau capital ecxpenditure untuk pembangunan pabrik soda ash ini, rencananya pabrik soda ash ini akan berkapasitas 300.000 MTPY.

Hitungan PKT, pabrik akan membutuhkan ammonia sebanyak 102.000 MTPY serta CO2 174.000 MTPY. “Kami secara bertahap juga menuju net zero emisi di 2060, dengan target 2030 mampu melakukan pengurangan emisi scope 1 dan 2 sebesar 32,51%,” ujar Rahmad .

Ini juga sejalan dengan target pemerintah Indonesa menetapkan target pengurangan emisi GRK uncondotional sebesar 29% sampai 41%  di 2030.

 Kaji Rencana IPO

Tak hanya itu saja, PT Pupuk Kaltim (PKT) juga terus  mengkaji rencana penawaran umum perdana atau initial public offering atau IPO sebagai salah satu sumber pendanaan. Kabar yang masuk ke KONTAN, IPO  akan dilakukan di tahun ini.

Tak menjawab pertanyaan KONTAN atas target pelaksanaan IPO ini di tahun ini, Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menjawab setelah beroperasi selama 44 tahun, PKT saat ini berada dalam fase pertumbuhan kedua dengan target performa perusahaan yang lebih agresif.

“Untuk bisa mencapai target yang agresif tersebut, ada banyak cara untuk mendapatkan pendanaan, termasuk dari IPO,” ujar Rahmad kepada KONTAN, Senin (23/5).

Saat ini, kata Rahmad, PKT terus berupata  mempertahankan kinerja serta tata kelola perusahaan yang baik. “Hal ini kami buktikan salah satunya lewat capaian laba tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan,” ujar Rahmad.  Tahun 2021, PKT berhasil mengantongi laba bersih (setelah pajak) senilai Rp 6,17 triliun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Kuartal I 2022, Jasa Marga Catat 3,17 Juta Kendaraan Melintas di Tol yang Dikelola

Next Post

Pefindo Kukuhkan Peringkat idAAA untuk Mitratel dengan Outlook Stabil

Related Posts

Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

3 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

3 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

3 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Catatkan Zero Fatality pada 2025, SIG Buktikan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai Nilai Utama

2 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Infra as Structure Menuju Infra as Culture dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

2 Maret 2026
Next Post
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Pefindo Kukuhkan Peringkat idAAA untuk Mitratel dengan Outlook Stabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan

22 jam ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Implementasikan SisKomKap Berbasis Satelit LEO, Komitmen PELNI Menghadirkan Kkonektivitas Lebih Andal di Tengah Laut

7 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Pembiayaan Hijau BRI Mencapai Rp93,2 triliun Sepanjang 2025

4 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Jelang Lebaran 2026, Garuda Indonesia Kembali Melakukan Reaktivasi 18 pesawat untuk Mendukung Agkutan Mudik

6 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan nasional melalui perolehan kontrak baru Pembangunan...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

3 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

3 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Catatkan Zero Fatality pada 2025, SIG Buktikan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai Nilai Utama

2 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In