Pos Indonesia menghadiri pertemuan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan di Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Direksi Pos Indonesia serta Kepala BPKP, Muhammad Yusuf.
Dalam pertemuan tersebut, Pos Indonesia menyampaikan laporan terkait surat dan penugasan yang menjadi bagian dari proses pengelolaan serta pengawasan internal perusahaan. Agenda ini juga menjadi momen perkenalan jajaran Direksi Pos Indonesia sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan dengan BPKP.
Pos Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan meminta dukungan dari BPKP dalam memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, termasuk dalam penguatan pengawasan dan pengendalian internal.
“Kolaborasi ini menjadi bagian penting bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan publik. Kami berharap dukungan dari BPKP dapat memperkuat langkah transformasi dan memastikan setiap penugasan berjalan secara transparan dan bertanggung jawab,” ujar Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph.
Melalui pertemuan ini, Pos Indonesia dan BPKP berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menjaga kepercayaan publik serta mendorong terciptanya pengelolaan perusahaan yang semakin baik dan berkelanjutan.















