Setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, dihargai, dan didengar. Keyakinan inilah yang menjadi dasar komitmen PT Nusantara Regas (NR) dalam mendukung pendidikan di Kepulauan Seribu, tidak hanya melalui akses pembelajaran, tetapi juga melalui penguatan karakter, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama.
Semangat tersebut kembali diwujudkan NR melalui kolaborasi bersama Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Kampus Jakarta dalam kegiatan penyuluhan hukum bertema “Membangun Ruang Aman Sekolah dari Bahaya Kekerasan Seksual dan Bullying” bagi siswa SMAN 69 Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada Jumat, 26 Mei 2026.
Para siswa diajak memahami isu yang dekat dengan kehidupan remaja sehari-hari, mulai dari membangun pergaulan yang saling menghargai, mengenali batasan diri, memahami bentuk-bentuk perlakuan yang tidak pantas, hingga membentuk ekosistem pendidikan yang aman sejalan dengan aspek hukum.
Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana, S.H., LL.M., M.A., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi Fakultas Hukum UGM, menyoroti pentingnya membangun relasi yang sehat antara guru dan siswa. Ia mengingatkan bahwa proses pendidikan membutuhkan ketegasan, namun tidak boleh dilakukan melalui kekerasan, bullying, atau tindakan yang merendahkan.
“Ketegasan dalam mendidik tidak boleh berubah menjadi kekerasan. Relasi guru dan siswa harus dibangun dengan saling menghargai, karena apresiasi dan dukungan justru dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta karakter positif anak,” ujar Prof. Jaka dalam sambutannya.
Sesi edukasi kemudian diisi oleh Susilaningtias, S.H., M.H., Komisioner Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI, yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai bentuk bullying hingga dampaknya bagi korban secara psikologis, fisik, sosial, maupun ekonomi.
“Anak-anak perlu memahami bahwa kekerasan tidak selalu tampak jelas. Candaan yang merendahkan, tekanan teman sebaya, pelanggaran batas pribadi, hingga kekerasan di ruang digital dapat membuat seseorang merasa tidak aman. Karena itu, penting bagi siswa untuk berani mengenali, menolak, dan mencari bantuan ketika menghadapi tindakan yang tidak pantas,” ujar Susi.
Bagi NR, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di area operasional. Sebelumnya, NR telah menjalankan Program Beasiswa Pendidikan sebagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kepulauan Seribu.
Melalui program beasiswa tersebut, NR memberikan dukungan biaya kuliah yang lolos seleksi berbasis kemampuan akademik, baik pada jenjang Diploma III di Universitas Indonesia maupun jenjang Sarjana (S1) di Universitas Pertamina. Program ini telah menjangkau 35 penerima manfaat lintas angkatan pada periode 2020–2025.
Direktur Operasi & Komersial NR, Mahfud Fauzi, memberikan pesan secara langsung bahwa pendidikan harus dimaknai secara luas, tidak hanya sebagai proses akademik, tetapi juga sebagai proses membangun manusia yang utuh.
“Anak-anak Kepulauan Seribu memiliki potensi yang besar. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka tidak hanya memiliki akses untuk belajar, tetapi juga merasa aman, dihargai, dan percaya diri untuk mengejar masa depannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik siswa semakin memahami bahwa saling menghormati adalah dasar dari lingkungan sekolah yang sehat,” ujar Mahfud.
Mahfud juga menekankan bahwa kehadiran NR di tengah siswa-siswi SMAN 69 Jakarta merupakan bentuk kedekatan perusahaan dengan masyarakat Kepulauan Seribu.
“Bagi NR, energi bukan hanya tentang pasokan yang mendukung kehidupan. Energi juga berarti menyalakan harapan, keberanian, dan kepedulian. Kami ingin anak-anak di Kepulauan Seribu tahu bahwa suara mereka penting, masa depan mereka berharga, dan mereka tidak berjalan sendiri,” tambah Mahfud.
Melalui kegiatan ini, NR ingin menghadirkan pesan bahwa investasi terbaik bagi masa depan Kepulauan Seribu adalah investasi pada manusianya. Dimulai dari membuka akses pendidikan tinggi melalui beasiswa hingga menghadirkan edukasi yang membangun karakter dan keberanian sejak usia sekolah, NR terus berupaya menjadi bagian dari perjalanan tumbuh generasi muda kepulauan.*
Sumber Pertamina















