• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja Keuangan Emiten BUMN Karya Sesuaikan Target 2018

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

Empat emiten BUMN Karya menyesuaikan target dan rencana ekspansi sejalan hasil kinerja keuangan yang dibukukan pada periode semester I/2018.
Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis.com, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero), dan PT PP (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan pendapatan dobel digit pada semester I/2018. Akan tetapi, hasil laba bersih yang dikantongi beragam.
Waskita Karya misalnya mencatatkan pertumbuhan laba bersih 133,26% pada semester I/2018. Laba bersih emiten berkode saham WSKT itu naik dari Rp1,28 triliun menjadi Rp2,99 triliun.
Selain itu, Wijaya Karya mengamankan pertumbuhan laba bersih dua digit pada periode tersebut. Tercatat, laba bersih naik 18,66% dari Rp435 miliar menjadi Rp517,25 miliar.
Di sisi lain, laba bersih yang dikantongi PP tergerus 16,21% secara tahunan pada semester I/2018. Jumlah yang dibukukan emiten berkode saham PTPP itu turun dari Rp572,54 miliar pada semester I/2017 menjadi Rp479,75 miliar.
Dari sisi total liabilitas dan ekuitas, jumlah yang dimiliki keempatnya kompak merangkak naik pada rentang semester I/2015—semester I/2018. Nilai tertinggi dimiliki oleh WSKT dengan Rp91,36 triliun pada semester I/2018.
Adapun, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. masih melaksanakan audit atas laporan keuangan yang berakhir 30 Juni 2018. Dengan demikian, emiten berkode saham ADHI itu akan menyampaikan kinerja paling lambat 30 September 2018.
Direktur Keuangan PP Agus Purbianto menjelaskan bahwa perseroan banyak melakukan pemekaran anak usaha yang belum menghasilkan EBITDA pada semester I/2018. Selain itu, terjadi kenaikan beban bunga dan pencairan pembayaran sejumlah proyek yang mundur dari target.
Agus mengatakan perseroan mulai mengurangi proyek yang berasal dari swasta. Pasalnya, kerap terjadi missmatch dengan pembayaran yang dilakukan sehingga berdampak terhadap keuangan perseroan.
Kendati demikian, dia memastikan PTPP masih memiliki ruang ekspansi yang cukup sampai dengan akhir tahun. Pihaknya telah mengatur porsi ekspansi 30% dari total ekuitas yang dimiliki.
Agus optimistis sejumlah target yang dipasang sampai akhir tahun dapat tercapai. Apalagi, sejumlah proyek besar akan menambah tebal pundi perseroan seperti Bandar Udara Kulon Progo dan Pelabuhan Patimban.
“Ruang ekspansi masih cukup karena sudah ada uangnya. Semester II/2018 kami akan lakukan speed up,” jelasnya kepada Bisnis.com, Selasa (31/7).
Sebagai catatan, total liabilitas yang dimiliki PTPP Rp29,31 triliun per 30 Juni 2018. Terjadi kenaikan 6,46% dari posisi 31 Desember 2017.
Sementara itu, total ekuitas yang dimiliki RP14,73 triliun pada semester I/2018 atau naik 3,46% dari posisi Rp14,24 triliun pada akhir 2017.
PTPP mengantongi kontrak baru Rp17,60 triliun sampai dengan semester I/2018. Realisasi tersebut setara dengan 35,91% dari target kontrak baru Rp49 triliun pada tahun ini.
Di sisi lain, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana menyebut kinerja perseroan pada semester I/2018 terdongkrak proyek strategis nasional (PSN). Pihaknya mengklaim pengerjaan seluruh proyek berjalan sesuai dengan rencana.
”Dengan posisi kas dan setara kas Rp9,93 triliun, total modal Rp14,97 triliun, total utang berbunga Rp14,18 triliun menunjukkan bahwa gross gearing ratio dan net gearing ratiohanya sebesar 0,95 kali dan 0,28 kali,” paparnya.
Angka tersebut, sambungnya, mencerminkan kemampuan keuangan WIKA yang masih jauh di atas utang yang dimiliki. Menurutnya, perbankan mensyaratkan batas rasio utang berbunga perseroan maksimum 2,5 kali.
Sejalan dengan pipeline sejumlah proyek yang dimiliki pada semester II/2018, WIKA merevisi naik target kontrak baru 2018. Perseroan saat ini masih mengikuti tender beberapa proyek infrastruktur seperti jembatan dan jalan.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menjelaskan bahwa interest bearing debt ratio perseroan masih berada di level 2 kali. Untuk penerbitan obligasi misalnya, perseroan memiliki syarat maksimal sampai dengan 5 kali.
“Masih oke untuk mengejar target tahun ini sambil kami harus menjaga covenant,” jelasnya.
Desi mengatakan akan melakukan berbagai langkah strategi keuangan. Salah satunya dengan mempertimbangkan obligasi proyek pada semester II/2018.
Di sisi lain, dia menyebut akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat. Hal itu untuk menindaklanjuti permintan dari Menteri BUMN Rini M. Soemarno.
“Ada permintaan dari Menteri BUMN untuk review kinerja semester I/2018,” jelasnya saat dimintai konfirmasi.
Sebelumnya, Manajemen Waskita Karya menyatakan akan merevisi target 2018. Kondisi untuk menyesuaikan dengan kinerja keuangan serta kewajiban yang dimiliki perseroan.
Frankie Wijoyo Prasetio, Head of Equity Trading Phintraco Sekuritas Medan mengungkapkan level debt to equity ratio yang dimiliki oleh emiten BUMN Karya berbeda tiap perseroan. Oleh karena itu, ruang ekspansi yang dimiliki harus disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
“Kalau dari data memang laba dan DER sama-sama mengalami pertumbuhan. Akan tetapi, untuk PTPP dan JSMR dengan laporan laba yang melambat alangkah baiknya untuk mengerem pertumbuhan dan utang,” jelasnya.
Sumber Bisnis.com

Previous Post

Pelindo II Perbarui Sistem Digital Layanan Pelanggan dengan 6 Fitur

Next Post

Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PGN

Related Posts

Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

3 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

3 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

3 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Catatkan Zero Fatality pada 2025, SIG Buktikan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai Nilai Utama

2 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Infra as Structure Menuju Infra as Culture dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

2 Maret 2026
Next Post

Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PGN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Luncurkan Tabungan Umrah, Solusi Umrah Terencana

6 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data

2 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Green Shipyard, Pilar Transformasi Industri Maritim Nasional

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PDSI Bukukan Pendapatan Bruto Tumbuh 20% Sepanjang 2025

3 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan nasional melalui perolehan kontrak baru Pembangunan...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indoneia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

3 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

3 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Catatkan Zero Fatality pada 2025, SIG Buktikan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai Nilai Utama

2 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In