• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 25 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Antisipasi Dampak Corona, Bank Mandiri Belum Berencana Tambah Pencadangan

by redaksi
6 Maret 2020
in Berita
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk masih akan terus mewaspadai dampak virus corona terhadap kemampuan membayar debitur yang bisa berdampak terhadap pemburukan kualitas kredit ke depan. Bank ini akan memperkuat antisipasi dengan melakukan restrukturisasi terhadap debitur di sektor yang terdampak langsung yang yang berkaitan dengan pariwisata.

Bank ini memandang ada potensi kenaikan rasio kredit macet (non performing loan/NPL) jika wabah corona masih terus berlanjut. Sementara sepanjang dua bulan pertama tahun ini, virus tersebut belum berdampak terhadap NPL perseroan.

RelatedPosts

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Meski ada potensi meningkatnya resiko kredit, Bank Mandiri tidak berencana untuk menambah pencadangan tahun ini sebagai antisipasi akibat wabah itu. Sebab menurut Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, dampak corona yang bersifat sementara. Sedangkan peningkatan pencadangan dilakukan bank jika memang ada potensi kerugian secara permanen.

“Tahun ini kami menaikkan pencadangan untuk mengantisipasi PSAK71. Coverage CKPN kita sekarang sudah 262%, sudah lebih dari cukup. Tidak ada kebutuhan meningkatkan pencadangan,” jelas Siddik di Jakarta, Kamis (5/3).

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada debitur Bank Mandiri yang datang meminta restrukturisasi kredit sebagai dampak dari virus corona. Namun, pihaknya akan memperkuat monitoring terhadap bisnis debitur terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Jika ada yang mengalami kesulitan cashflow, perseroan akan langsung melakukan restrukturisasi sebelum berkembang menjadi kredit macet.

Royke Tumilaar, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, dengan kondisi yang ada saat ini, bank tidak bisa berdiam diri meskipun belum terjadi kredit macet. Debitur perhotelan yang sudah mengalami penurunan okupansi dan bisnis restoran yang omsetnya sudah menurun akan langsung direstrukturisasi meski belum sampai mengalami kredit macet.

“Sejauh ini memang belum ada yang mendorong kenaikan kredit macet. Tapi action sudah harus diambil. Walau belum ada kredit macet, kita sudah antisipasi,” katanya.

Adapun porsi kredit yang berkaitan dengan sektor pariwisata di Bank Mandiri masih kecil, hanya di bawah 30% dari total kredit perseroan. Sebelumnya, Royke sempat menyebut dampak virus corona bisa berpotensi menaikkan NPL 0,2%-0,3%.

Namun, perkiraan itu menurutnya jika kondisi wabah corona tersebut berlangsung berkepanjangan dan pasokan bahan baku dari China benar-benar terganggu.

Untuk sementara waktu, Bank Mandiri masih akan terus mencermati perkembangan ke depan. Oleh karena itu, perseroan belum akan merevisi target kredit 8%-10% dan NPL 2,1%-2,3%. Rencana bisnis bank (RBB) baru akan di-review kembali pada Juni 2020 mendatang.

Royke optimis dampak negatif dari virus corona bisa dihadapi sejalan dengan dengan langkah cepat regulator dan pemerintah yang telah mengeluarkan stimulus. Kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) akan mendorong likuiditas bank, sedangkan kebijakan OJK akan menekan potensi kredit bermasalah.

“Saya lebih optimis karena antisipasi pemerintah dan regulator sudah lebih dulu. Kalau bank yang ditakutkan sebenarnya kredit macet dan likuiditas ketat. Tapi itu sudah dijawab duluan sama BI dan OJK,” tandas Royke.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Next Post

Sinergitas Pelindo III dan Pemda Prov Jatim Terkait Pembangunan Infrastruktur

Related Posts

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro
Berita

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

25 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

25 Maret 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

25 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Tetap Siaga di Hari Raya, Kilang Pertamina Patra Niaga Balikpapan Beroperasi Normal Saat Idul Fitri

25 Maret 2026
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Anak Perusahaan

Pos Properti Tangkap Peluang di Tengah Tekanan Industri, Diversifikasi dan Optimalisasi Aset Jadi Andalan

25 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Atas Diskresi Kepolisian, One Way Nasional Arus Mudik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Telah Kembali Normal

25 Maret 2026
Next Post
Anak Usaha Pelindo III Sediakan Tenaga Pengamanan Pelabuhan TNU

Sinergitas Pelindo III dan Pemda Prov Jatim Terkait Pembangunan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447H

7 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

7 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Kilang Dumai Tingkatkan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Selama Ramadan 1447 Hijriah

2 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Tak Perlu Datang ke Kantor, Bukti Potong PPh Pasal 21 Kini Bisa Diunduh Lewat Layanan Digital TASPEN!

1 hari ago
The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro
Berita

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

by redaksi
25 Maret 2026
0

Hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro yang sebelumnya dikenal sebagai Grand Inna Malioboro kini kembali menghidupkan nama bersejarahnya, Grand...

Read more
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

25 Maret 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

25 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tetap Siaga di Hari Raya, Kilang Pertamina Patra Niaga Balikpapan Beroperasi Normal Saat Idul Fitri

25 Maret 2026
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Tangkap Peluang di Tengah Tekanan Industri, Diversifikasi dan Optimalisasi Aset Jadi Andalan

25 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In