• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bahana TCW Nilai Kenaikan Harga Komoditas Unggulan Dapat Menjadi Berkah Bagi APBN

by redaksi
11 Oktober 2021
in Berita
0
Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Holding Asuransi Setor Dividen ke BPUI
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini krisis energi sedang terjadi di Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Asia seiring dengan kembali aktifnya perekonomian pasca pandemi Covid-19 dan datangnya musim dingin yang mendorong tingginya permintaan energi.

Kelangkaan pasokan dan naiknya harga gas, naiknya tarif listrik, dan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) menjadi penyebab krisis energi yang terjadi. Sementara itu, pasokan komoditas energi terbatas karena produksi belum normal akibat pandemi dan faktor cuaca.

RelatedPosts

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

Chief Economist Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), Budi Hikmat, riset mengatakan, supply stock menjadi penyebab utama. Secara umum permintaan masyarakat paska pandemi mulai tumbuh. Di sisi lain, rantai pasokan belum siap untuk kembali ke level produksi seperti sebelum pandemi.

Budi melihat, pasokan Eropa dari Rusia terganggu, harga batubara di China juga merangkak naik akibat terdampak perselisihan dengan salah satu produsen batubara terbesar yaitu Australia. Sementara itu pasokan dari Indonesia juga terganggu musim hujan dan produsen batubara lokal di China terdampak kebijakan pemerintahnya yang tengah fokus ke green energy.

Meskipun krisis energi yang terjadi pada negara-negara tersebut sentimen negatif bagi pemulihan ekonomi Indonesia, tetapi Budi melihat ini dapat menjadi peluang besar bagi Indonesia terutama dari sisi penerimaan negara. Ini tergambar dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang mayoritas dikontribusi oleh pendapatan komoditas, bahkan hingga Agustus 2021 sudah mencapai 93,1% dari target yang ditetapkan di APBN.

“Jika kita dapat memaksimalkan komoditas unggulan kita yang saat ini harganya rally, bukan tidak mungkin pada akhir tahun PNBP kita akan melebihi target pemerintah. Tentu ini adalah peluang besar yang dapat kita maksimalkan,” ungkap Budi.

Bahana TCW menghimpun beberapa data komoditas dari Bloomberg hingga 3 Oktober 2021, dan mendapati hasil bahwa beberapa komoditas unggulan Indonesia terus menunjukkan tren naik. Secara year to date (ytd) harga batubara telah naik 180,4%, harga timah tumbuh 130%, minyak sawit mentah (CPO) telah tumbuh 11,4%, dan nikel naik 31,4%.

Menurut Bahana TCW, jika pertumbuhan ini terus berlanjut hingga akhir tahun dan Indonesia dapat mengoptimalisasi peluang ini, pendapatan negara secara umum di akhir tahun bisa mencapai target 100%, atau bahkan melebihi target yang ditetapkan. Dengan kondisi APBN yang sehat, Bahana TCW juga melihat, ini akan berdampak positif terhadap rencana pemulihan ekonomi pasca pandemi dan supply risk dari Surat Berharga Negara (SBN) hingga akhir tahun.

Sejauh ini lima komoditas penyumbang trade surplus Indonesia, masih didominasi batubara sebesar 13,91%, disusul base metal product sebesar 13,68%, minyak sawit 11,28%, produk manufaktur sebesar 7,51% dan tekstil dan produk tekstil sebesar 6,41%.

Bahana TCW memprediksikan tren kenaikan harga komoditas tersebut dapat bertahan setidaknya hingga akhir tahun. Jika hal ini terjadi, maka akan berdampak positif terhadap APBN Indonesia.

Akan tetapi, masih ada beberapa risiko yang perlu menjadi perhatian. Risiko terutama respons regulator terkait dengan tingkat inflasi yang berpotensi naik sebagai dampak dari supply stock di sektor energi, tenaga kerja maupun bahan baku, atau bahkan dari sisi logistik yang sedang melanda dunia saat ini.

Selain itu, Budi juga melihat, perlu adanya perhatian kepada kondisi perekonomian China ke depan, karena eksposur impor bahan baku kita dari China yang tinggi dibanding negara-negara Eropa. “Jika harga energi melonjak tinggi akan berdampak pada impor bahan baku dari China yang didominasi oleh produk manufaktur, barang-barang elektronik, besi dan baja untuk infrastruktur, dan lain-lain,” ujar Budi.

Namun, hingga akhir tahun ia mengasumsikan tingkat inflasi Indonesia akan lebih rendah, karena dampak dari kenaikan harga energi dunia masih ditahan oleh subsidi energi, baik bahan bakar minyak, dan listrik oleh pemerintah.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

BNI Sediakan Layanan Digital Perbankan untuk Jasa Kepabeanan, Cukai dan Ekosistem Logistik Nasional

Next Post

TIMAH Kembangkan Lahan Bekas Tambang Jadi Kampong Agrowisata Selinsing

Related Posts

Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Anak Perusahaan

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

5 Juni 2026
Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO 27001: 2013 dan SNI ISO 9001:2015 kepada BSN
Berita

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

5 Juni 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

5 Juni 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Panelis di Women Leadership Series, Dirprod PINDAD Dorong Perempuan untuk Berdaya dalam Segala Peran

5 Juni 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pelaksanaan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis: Danantara Indonesia Tegaskan Kepastian Berusaha dalam Pelaksanaan Mandat DSI

5 Juni 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

5 Juni 2026
Next Post
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Kembangkan Lahan Bekas Tambang Jadi Kampong Agrowisata Selinsing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Bagi Masyarakat di Sekitar Area Operasi di 19 Provinsi

5 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Salurkan Pembayaran Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN Mulai 2 Juni 2026 Melalui 46 Mitra Bayar di Seluruh Indonesia

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memastikan Proses Seleksi SDM PT Danantara Sumberdaya Indonesia Dilakukan Secara Ketat

2 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler melalui Layanan Bernilai dan Pengalaman Pelanggan yang Semakin Relevan

4 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Info Produk BUMN

Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah Tanpa Jaminan untuk Usaha Ultra Mikro

by redaksi
5 Juni 2026
0

Bagi pelaku usaha ultra mikro, tambahan modal sering menjadi salah satu tantangan terbesar dalam mengembangkan usaha. Terlebih lagi, tidak semua...

Read more
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Indonesia Tancap Gas: Co-living Homy Nomad, Bisnis Konstruksi, dan Kawasan Harjamukti Depok Jadi Mesin Pertumbuhan Baru di 2026

5 Juni 2026
Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO 27001: 2013 dan SNI ISO 9001:2015 kepada BSN

Kolaborasi Strategis SUCOFINDO dan KAI Services Dorong Implementasi Waste Management Berkelanjutan

5 Juni 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Bangun Ruang Aman di Sekolah, Nusantara Regas Bersama UGM Edukasi Pelajar Kepulauan Seribu

5 Juni 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Panelis di Women Leadership Series, Dirprod PINDAD Dorong Perempuan untuk Berdaya dalam Segala Peran

5 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In