• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BI Kediri Gandeng Perhutani Kembangkan Kopi Arabica

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kediri akan menggandeng Perhutani untuk mengembangkan tanaman kopi arabica mengantisipasi terus menaiknya konsumsi dalam negeri.
Kepala KPw BI Kediri Djoko Raharto mengatakan kerja sama itu masih dalam penjajakan. Namun petani kopi binaan BI di Tulungagung sudah berhasil menjalin kerja sama dengan Perhutani.
“Dari kerja sama petani binaan BI dengan Perhutani itu diharapkan bisa ada tautan antara BI dengan Perhutani,” ujarnya di Madiun, Sabtu (3/11/2018).
Jika kerja sama antara Perhutani dengan BI terealisasi, maka lahan kosong diantara tanaman keras yang ditanam BUMN tersebut bisa ditanami kopi.
Di sisi lain, BI nantinya diharapkan dapat membantu petani dalam proses produksi lewat program kluster kopi. Juga pelatihan pembuatan pupuk organik.
Di lahan Perhutani, menurut dia, cocok untuk ditanam kopi Arabica karena sebagian di ketinggian yang memadai, yakni diatas 900 mdpl.
Lahan Perhutani juga cocok ditanami kopi karena tanaman produksi bisa berfungsi sebagai pelindung, syarat untuk menjadikan tanaman kopi baik dari sisi kualitas maupun produksi.
Jika program itu berhasil, maka akan dapat meningkatkan pasokan kopi arabica yang jumlahnya tidak terlalu besar, namun dari sisi permintaan meningkat bersamaan dengan perubahan gaya hidup.
Permintaan kopi, terutama Arabica, selalu kurang. Kopi di petani selalu terserap pasar.
“Jika nantinya bisa diikat dengan kerja sama antara BI dengan Perhutani di Tulungagung, maka diharapkan bisa berkembang di daerah lain,” ucapnya.
Bendahara Keperasi Omah Kopi Mandiri, Kec. Sendang, Kab. Tulungagung, Kurnia Ika Kusuma mengatakan sudah ada persetujuan dari Perhutani terkait pemanfaatan lahan di kebun mereka untuk ditanam kopi.
Luas lahan yang siap ditanam mencapai 20 hektare untuk 21.000 pohon kopi. Sedangkan lahan yang berpotensi ditanami kopi mencapai ratusan hektare.
Menurut Djoko, petani kopi di Kec. Sendang, Tulungagung yang dibina BI sangat antusias setelah bibit kopi yang dibantu bank sentral tersebut ternyata tumbuh dengan baik di sana.
Petani menangkar sendiri kopi dari bantuan BI Kediri sehingga saat ini sudah tersedia 100.000 pohon.
“Untuk penanaman kopi di lahan Perhutani di Tulungagung kami bantu untuk biaya pembuatan lubangnya,” katanya.
Direktur PT Anugerah Anggrek Nusantara Zaenudin mengatakan produksi kopi nasional di 2017 mencapai 450.000 ton/tahun, sedangkan permintaan dalam negeri mencapai 250.000 ton/tahun.
Permintaan kopi selalu naik setiap tahunnya dan tahun ini diperkirakan mencapai 300.000 ton, namun dari produksi cenderung turun. Produksi kopi nasional terutama didominasi robusta, 80%m, dan sisanya Arabica.
“Sepuluh tahun yang lalu, produksi kopi mencapi 600.000 ton/tahun. Pada 2027 diperkirakan Indonesia akan impor jika produksi terus turun,” kata Zaenudin yg mantan Direktur Puslit Kopi dan Kakao Jember itu pada Pesta Kopi Rakyat di Madiun, Jumat (3/11/2018).
Pemilik Coffe Shop Amstirdam Malang Siva Raja menambahkan keunggulan kopi nasional terutama pada aspek kualitasnya. Ada ratusan kopi single origin dengan kualitas specialty.
“Penghargaan kopi single origin dari penikmatnya sangat tinggi. Kopi Arabica dari Gunung Arjuna bahkan laku Rp300.000/kg pada lelang di Bali,” ucapnya.
Zaenudin menambahkan kopi Malabar dan Patenggang Jawa Barat bahkan laku US$90/kg
Untuk menjaga kualitas kopi, kata Siva, harus diperhatikan tiga hal, yakni petik merah, prosesnya benar, dan tidak tercampur kopi cacat.
Sumber Perhutani/bisnis.com

Previous Post

Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis G4S Indonesia

Next Post

Perkuat Ekspor RI, BNI Rangkul Mitra Bisnis di Amerika Serikat

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post

Perkuat Ekspor RI, BNI Rangkul Mitra Bisnis di Amerika Serikat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

4 hari ago
Workshop BUMN dan Anak Perusahaan : GCG SERIES pada 18 Juni, 25 Juni, dan 16 Juli 2026

Workshop BUMN dan Anak Perusahaan : GCG SERIES pada 18 Juni, 25 Juni, dan 16 Juli 2026

2 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Pembangunan Rusun MBR IKN Berjalan Lebih Cepat, Kementerian PKP Apresiasi Progres Pembangunan Garapan Adhi Persada Gedung

4 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

13 jam ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In