• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 30 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BUMN Dukung Kementan Kembangkan Industri Berbasis Pangan

by redaksi
14 November 2020
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri berbasis pertanian sangat potensial dikembangkan untuk ketahanan pangan nasional. Hal ini menjadi topik pembahasan utama dalam rangkaian acara FGD Konsolidasi BUMN Pangan, pada Kamis (12/11) di Jakarta. Pada kesempatan tersebut Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa konsolidasi pangan sangat diperlukan utamanya melalui kerja sama dan sinergi yang lebih kuat membangun sektor pangan.

Saat ini sedang dibentuk konsolidasi penataan BUMN klaster pangan, dengan menyusun strategi penguatan industri pangan. Budi berharap perlunya sinergitas dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat peran BUMN mendukung program kedaulatan pangan yang menjadi fokus utama Presiden Jokowi saat ini.

RelatedPosts

Elnusa Catat Kinerja Q1 2026 yang Resilien, Arus Kas Menguat dan Fundamental Tetap Solid di Tengah Dinamika Industri Energi

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

ADHI Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah, Optimis Rampung Juni 2026

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi yang menjadi narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menetapkan ada lima cara bertindak Kementan untuk memastikan ketercukupan pangan. Yaitu peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, pengembangan pertanian modern dan gerakan tiga kali lipat ekspor. Kelima hal tersebut menurut Suwandi bisa menjadi peluang untuk dikerjasamakan dengan BUMN Pangan.

Terkait komoditas unggulan ekspor, saat ini favorit ekspor tanaman pangan adalah porang dan kacang hijau, termasuk juga beras khusus. Kemudian selain bentuk produk ada juga teknologi mekanisasi seperti drone benih, panen dengan combine harvester, serta pengolahan dengan pasar online. “Ini kita semua membutuhkan kerja sama, silahkan berpartisipasi,” ujarnya.

Suwandi menyampaikan dukungan yang bisa dibantu BUMN bisa dari aspek hulu sampai hilir, semua bisa menjadi pilihan. “Aspek hilir terutama pascapanen penting harus dibutuhkan combine harvester, RMU dan dryer,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang menarik untuk dikerjasamakan dengan BUMN. Seperti contohnya porang yang telah ekspor 14 ribu ton tahun ini, sangat perlu hilirisasinya. Selain itu juga saat ini Kementan sedang menjajaki pemenuhan jagung rendah aflatoksin dengan industri.” Ini menjadi hal yang menarik untuk kita kembangkan bersama,” ujar Suwandi.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim menanggapi peluang yang bisa ditangkap terkait industri pangan. Beberapa peluang yang bisa dikembangkan seperti pemenuhan jagung rendah aflatoxin. “Saat ini impornya mencapai 1,1 juta ton, dan ini prospek sangat bagus dengan adanya inisiasi Kementan dikerjasamakan dengan industri pengguna, kata Abdul Rochim.

“Saya kira sangat tepat. Kuncinya bagaimana di dekat sentra-sentra jagung tersebut ada dryer pengering dan silo, karena kalau lebih dari empat jam tidak dikeringkan akan tinggi aflatoxinnya,” tambahnya.

Kemudian ia juga menyebut peluang gandum yang saat ini sangat besar nilai impornya, dengan adanya rogpram RPJM terkait sagu bisa dipertimbangkan menjadi komoditas substitusi. “Penjelasan sebelumnya bahwa ada lahan lima juta hektar yang belum termanfaatkan bisa menjadi peluang mengembangkan sagu sebagai substitusi terigu,” sebut Abdul Rochim

Kemudian ada pula peluang komoditas beras pecah. Banyak pelaku usaha yang menjual beras premium akan memisahkan bagian beras pecah. Dan beras pecah ini dibutuhkan untuk industri etanol dan tepung beras. Sangat bisa menjadi peluang untuk bahan baku industri

Terakhir, Abdul Rachman menyebut beberapa komoditas yang punya peluang dikembangkan untuk industri seperti bungkil sawit untuk substitusi impor bungkil kedelai, penyediaan gula raw serta peluang menyediakan susu segar yang baru 20 persen dipenuhi dari dalam negeri.

Sumber Republika, edit koranbumn
Previous Post

 Progres Pembangunan Proyek Dual Fuel BMPP 60 MW Kolaka I

Next Post

Pemerintah Siapkan Jalur Alternatif Akses Bandara Soetta

Related Posts

Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar
Anak Perusahaan

Elnusa Catat Kinerja Q1 2026 yang Resilien, Arus Kas Menguat dan Fundamental Tetap Solid di Tengah Dinamika Industri Energi

30 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

30 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah, Optimis Rampung Juni 2026

30 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dalam Anev Operasi Ketupat 2026, Dirut Jasa Marga Tegaskan Sinergi dan Inovasi Jadi Kunci Keberhasilan Pelayanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

30 April 2026
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
Berita

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

30 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Gandeng Bappenas Dorong Transformasi Sistem Logistik Nasional

30 April 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Siapkan Jalur Alternatif Akses Bandara Soetta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

19 jam ago
BRI Danareksa Sekuritas Rilis Layanan Investasi Saham Terbaru Sistem Online Trading Syariah

Arah Strategi Bisnis BRIDS Fokus Penguatan Segmen Investor Ritel dan Digitalisasi untuk Pertumbuhan Bisnis 2026

5 hari ago
Presdir Reynaldi Hermansjah Optimistis Pembiayaan Infrastruktur Tetap Prospektif

IIF Telah Berkontribusi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Mencapai Rp44 triliun untuk 182 proyek Infrastruktur hingga Periode 2025

6 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Terima Penghargaan Langsung dari PM Timor Leste Xanana Gusmao atas Proyek Jalan Maliana

6 hari ago
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar
Anak Perusahaan

Elnusa Catat Kinerja Q1 2026 yang Resilien, Arus Kas Menguat dan Fundamental Tetap Solid di Tengah Dinamika Industri Energi

by redaksi
30 April 2026
0

Elnusa Catat Kinerja Q1 2026 yang Resilien, Arus Kas Menguat dan Fundamental Tetap Solid di Tengah Dinamika Industri Energi Jakarta,...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

30 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

ADHI Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah, Optimis Rampung Juni 2026

30 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Dalam Anev Operasi Ketupat 2026, Dirut Jasa Marga Tegaskan Sinergi dan Inovasi Jadi Kunci Keberhasilan Pelayanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

30 April 2026
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

30 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In