• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 24 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Fokus Garap Produk Tradisional, IFG Life Siapkan Model Bisnis Khusus

by redaksi
29 April 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tren peningkatan penjualan produk tradisional mendasari PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life untuk fokus menjual produk asuransi yang fokus kepada proteksi. Terdapat model bisnis khusus yang disiapkan perseroan.

Komisaris Utama IFG Life Pantro Pander Silitonga menjelaskan bahwa saat ini perusahaannya sudah beroperasi setelah menerima izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan, IFG Life telah menerbitkan polis.

RelatedPosts

InJourney Destination Management Hadirkan Momen Kebersamaan Lebaran di Candi

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pupuk Kaltim Kembali Gelar Mudik Gratis Lewat Jalur Darat

Tingkatkan Kesadaran Asuransi di Masyarakat, Asuransi Jasindo Jadikan 2026 sebagai Tahun Kolaborasi dengan Berbagai Perusahaan di Indonesia

Dalam menjalankan bisnisnya, IFG Life akan fokus menjual produk asuransi tradisional atau tidak disertai investasi. Keputusan itu, menurut Pantro, dipilih karena adanya tren pertumbuhan produk tradisional di industri yang berasal dari kebutuhan masyarakat.

Dia mengutip data OJK, bahwa pada 2020 industri asuransi umum mengalami penurunan premi 4 persen (year-on-year/yoy) menjadi Rp76,8 triliun, senasib dengan industri asuransi jiwa yang preminya turun 7,2 persen (yoy) menjadi Rp171,9 triliun. Meskipun begitu, produk asuransi kesehatan yang bersifat tradisional justru resisten di tengah tekanan ekonomi tahun lalu.

“Premi asuransi kesehatan, justru naik 17,2 persen [yoy], dari Rp11,66 triliun menjadi Rp13,66 triliun. Ini perlu kita lihat, kalau kita bedah, hampir 90 persen portofolio industri asuransi jiwa berorientasi kepada investasi, baik bentuknya unit-linked atau endowment, justru yang mengalami kenaikan adalah asuransi kesehatan,” ujar Pantro dalam diskusi Menuntaskan Restrukturisasi Polis Jiwasraya, Selasa (28/4/2021).

Pihaknya melihat bahwa catatan kinerja itu menunjukkan potensi pertumbuhan permintaan yang organik dari asuransi. Kebutuhan masyarakat terhadap asuransi yang terlepas dari investasi meningkat, sehingga produk tradisional berpeluang berkembang.

Di sisi lain, Pantro menilai bahwa meningkatknya kebutuhan proteksi tanpa investasi dapat mendorong IFG Life untuk mengalihkan beban penjualan untuk kepentingan nasabah. Menurutnya, beban pemasaran kerap meningkat karena adanya tuntutan memenuhi target closing, yang didasari produk-produk berbalut investasi.

“Yang menggunakan agensi komisi bisa 40 persen–50 persen. Pada saat komisi sedemikian besar, beban investasinya menjadi lebih besar lagi, karena yang dijanjikan adalah hasil investasi. Artinya, asuransi harus masuk ke skema investasi yang berisiko tinggi, this has created a vicious cycle,” ujar Pantro.

Menurutnya, untuk memutus kondisi itu maka produk berbasis proteksi harus terus dikembangkan. Potensi itu dapat dioptimalkan setelah kesadaran masyarakat akan asuransi dan kesehatan semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19. “Artinya ada ruang buat perusahaan asuransi untuk benar-benar menawarkan model bisnis yang customer centric,” ujarnya.

Pantro pun menjelaskan bahwa IFG Life menawarkan sejumlah model bisnis yang akan disertai tata kelola dan manajemen dengan baik. Pertama, adalah customer centric atau menawarkan variasi proteksi berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kedua, adalah long term relationship, yakni skema bisnis yang memberikan manfaat jangka panjang baik bagi perusahaan, nasabah, maupun tenaga pemasar. Menurut Pantro, pihaknya akan mengubah struktur insentif tenaga pemasar menjadi jangka panjang.

“Sehingga mereka benar-benar menjadi advisor, bukan menjadi short term sellers. Dan skema ini kami lihat akan ada kesesuaian antara kepentingan perusahaan asuransi, kepentingan pemegang polis, dan tenaga penjual,” ujar Pantro.

Ketiga, adalah operational cost efficiency, yakni dengan menekan biaya distribusi dan manajemen investasi. Menurut Pantro, tingginya kedua biaya itu berkaitan dengan tuntutan untuk memenuhi imbal hasil investasi yang dijanjikan kepada nasabah.

“Kalau selama ini masuk skema yang mengharapkan hasil investasi tinggi, mereka akan bayar management fee cukup besar,” ujarnya.

IFG Life pun akan mengembangkan proposisi proteksi melalui penempatan investasi yang dikurasi dan disesuaikan dengan profil liabilitas setiap pemegang polis. Pantro meyakini model bisnis itu dapat membuat beban operasional perseroan lebih efisien.

“Ada kesempatan membangun perusahaan asuransi baru dengan model bisnis yang baru, dan diperkuat dengan tata kelola dan manajemen risiko yang baik,” ujar Pantro.

Sumber Bisnis, Edit Koranbumn

Previous Post

SKK Migas Butuh Investasi Rp2.618 Triliun untuk Capai Target 1 Juta Bph Minyak

Next Post

BRI Microfinance Outlook Berikan Solusi untuk Pengembangan Sektor Keuangan Mikro dan UKM Indonesia

Related Posts

Wagub KGPAA Paku Alam X Apresiasi Kinerja Satgas Bencana Nasional BUMN Korwil DIY
Berita

InJourney Destination Management Hadirkan Momen Kebersamaan Lebaran di Candi

24 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC
Berita

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pupuk Kaltim Kembali Gelar Mudik Gratis Lewat Jalur Darat

24 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Tingkatkan Kesadaran Asuransi di Masyarakat, Asuransi Jasindo Jadikan 2026 sebagai Tahun Kolaborasi dengan Berbagai Perusahaan di Indonesia

24 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Tak Perlu Datang ke Kantor, Bukti Potong PPh Pasal 21 Kini Bisa Diunduh Lewat Layanan Digital TASPEN!

24 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek Pada H-10 s.d H-3 Libur Idulfitri 1447H Mencapai 1,4 Juta Kendaraan, Dirut Jasa Marga: Puncak Mudik Terjadi Pada H-3

24 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tambah Empat Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang

24 Maret 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Microfinance Outlook Berikan Solusi untuk Pengembangan Sektor Keuangan Mikro dan UKM Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

4 hari ago
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Group Memberangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026

4 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan POLRI Luncurkan Gerakan Pangan Murah Menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H

6 hari ago
Wagub KGPAA Paku Alam X Apresiasi Kinerja Satgas Bencana Nasional BUMN Korwil DIY
Berita

InJourney Destination Management Hadirkan Momen Kebersamaan Lebaran di Candi

by redaksi
24 Maret 2026
0

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan kesiapannya dalam menyambut lonjakan pemudik dan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun...

Read more
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pupuk Kaltim Kembali Gelar Mudik Gratis Lewat Jalur Darat

24 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Tingkatkan Kesadaran Asuransi di Masyarakat, Asuransi Jasindo Jadikan 2026 sebagai Tahun Kolaborasi dengan Berbagai Perusahaan di Indonesia

24 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Tak Perlu Datang ke Kantor, Bukti Potong PPh Pasal 21 Kini Bisa Diunduh Lewat Layanan Digital TASPEN!

24 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek Pada H-10 s.d H-3 Libur Idulfitri 1447H Mencapai 1,4 Juta Kendaraan, Dirut Jasa Marga: Puncak Mudik Terjadi Pada H-3

24 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In