• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Fokus Garap Produk Tradisional, IFG Life Siapkan Model Bisnis Khusus

by redaksi
29 April 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tren peningkatan penjualan produk tradisional mendasari PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life untuk fokus menjual produk asuransi yang fokus kepada proteksi. Terdapat model bisnis khusus yang disiapkan perseroan.

Komisaris Utama IFG Life Pantro Pander Silitonga menjelaskan bahwa saat ini perusahaannya sudah beroperasi setelah menerima izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan, IFG Life telah menerbitkan polis.

RelatedPosts

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

Pos Indonesia Dorong Sistem Logistik Terpadu dalam Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI

Dalam menjalankan bisnisnya, IFG Life akan fokus menjual produk asuransi tradisional atau tidak disertai investasi. Keputusan itu, menurut Pantro, dipilih karena adanya tren pertumbuhan produk tradisional di industri yang berasal dari kebutuhan masyarakat.

Dia mengutip data OJK, bahwa pada 2020 industri asuransi umum mengalami penurunan premi 4 persen (year-on-year/yoy) menjadi Rp76,8 triliun, senasib dengan industri asuransi jiwa yang preminya turun 7,2 persen (yoy) menjadi Rp171,9 triliun. Meskipun begitu, produk asuransi kesehatan yang bersifat tradisional justru resisten di tengah tekanan ekonomi tahun lalu.

“Premi asuransi kesehatan, justru naik 17,2 persen [yoy], dari Rp11,66 triliun menjadi Rp13,66 triliun. Ini perlu kita lihat, kalau kita bedah, hampir 90 persen portofolio industri asuransi jiwa berorientasi kepada investasi, baik bentuknya unit-linked atau endowment, justru yang mengalami kenaikan adalah asuransi kesehatan,” ujar Pantro dalam diskusi Menuntaskan Restrukturisasi Polis Jiwasraya, Selasa (28/4/2021).

Pihaknya melihat bahwa catatan kinerja itu menunjukkan potensi pertumbuhan permintaan yang organik dari asuransi. Kebutuhan masyarakat terhadap asuransi yang terlepas dari investasi meningkat, sehingga produk tradisional berpeluang berkembang.

Di sisi lain, Pantro menilai bahwa meningkatknya kebutuhan proteksi tanpa investasi dapat mendorong IFG Life untuk mengalihkan beban penjualan untuk kepentingan nasabah. Menurutnya, beban pemasaran kerap meningkat karena adanya tuntutan memenuhi target closing, yang didasari produk-produk berbalut investasi.

“Yang menggunakan agensi komisi bisa 40 persen–50 persen. Pada saat komisi sedemikian besar, beban investasinya menjadi lebih besar lagi, karena yang dijanjikan adalah hasil investasi. Artinya, asuransi harus masuk ke skema investasi yang berisiko tinggi, this has created a vicious cycle,” ujar Pantro.

Menurutnya, untuk memutus kondisi itu maka produk berbasis proteksi harus terus dikembangkan. Potensi itu dapat dioptimalkan setelah kesadaran masyarakat akan asuransi dan kesehatan semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19. “Artinya ada ruang buat perusahaan asuransi untuk benar-benar menawarkan model bisnis yang customer centric,” ujarnya.

Pantro pun menjelaskan bahwa IFG Life menawarkan sejumlah model bisnis yang akan disertai tata kelola dan manajemen dengan baik. Pertama, adalah customer centric atau menawarkan variasi proteksi berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kedua, adalah long term relationship, yakni skema bisnis yang memberikan manfaat jangka panjang baik bagi perusahaan, nasabah, maupun tenaga pemasar. Menurut Pantro, pihaknya akan mengubah struktur insentif tenaga pemasar menjadi jangka panjang.

“Sehingga mereka benar-benar menjadi advisor, bukan menjadi short term sellers. Dan skema ini kami lihat akan ada kesesuaian antara kepentingan perusahaan asuransi, kepentingan pemegang polis, dan tenaga penjual,” ujar Pantro.

Ketiga, adalah operational cost efficiency, yakni dengan menekan biaya distribusi dan manajemen investasi. Menurut Pantro, tingginya kedua biaya itu berkaitan dengan tuntutan untuk memenuhi imbal hasil investasi yang dijanjikan kepada nasabah.

“Kalau selama ini masuk skema yang mengharapkan hasil investasi tinggi, mereka akan bayar management fee cukup besar,” ujarnya.

IFG Life pun akan mengembangkan proposisi proteksi melalui penempatan investasi yang dikurasi dan disesuaikan dengan profil liabilitas setiap pemegang polis. Pantro meyakini model bisnis itu dapat membuat beban operasional perseroan lebih efisien.

“Ada kesempatan membangun perusahaan asuransi baru dengan model bisnis yang baru, dan diperkuat dengan tata kelola dan manajemen risiko yang baik,” ujar Pantro.

Sumber Bisnis, Edit Koranbumn

Previous Post

SKK Migas Butuh Investasi Rp2.618 Triliun untuk Capai Target 1 Juta Bph Minyak

Next Post

BRI Microfinance Outlook Berikan Solusi untuk Pengembangan Sektor Keuangan Mikro dan UKM Indonesia

Related Posts

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

17 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

17 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Pos Indonesia Dorong Sistem Logistik Terpadu dalam Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI

17 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

Bank Syariah Nasional Mencatatkan Total Aset Mencapai Rp76 triliun pada Kuartal I 2026

17 April 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020
Berita

Tingkatkan Produktivitas, Pusri Palembang Edukasi Petani Terkait Pemupukan Berimbang

17 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

16 April 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Microfinance Outlook Berikan Solusi untuk Pengembangan Sektor Keuangan Mikro dan UKM Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim

7 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Upaya Hadirkan Konektivitas Digital yang Lebih Cerdas dan Inklusif bagi Indonesia, Telkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi di MWC 2026 Barcelona

6 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Perkuat Ekosistem Pembayaran Global, Livin’ by Mandiri Hadirkan Fitur QR Antar Negara di Korea Selatan

6 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Rayakan HUT ke-46 dan Kick Off CEO Cup 2026

1 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

by redaksi
17 April 2026
0

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program edukasi digital CyberHeroes membekali 420 siswa dari berbagai sekolah di Indonesia untuk...

Read more
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

17 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Dorong Sistem Logistik Terpadu dalam Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI

17 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Bank Syariah Nasional Mencatatkan Total Aset Mencapai Rp76 triliun pada Kuartal I 2026

17 April 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Tingkatkan Produktivitas, Pusri Palembang Edukasi Petani Terkait Pemupukan Berimbang

17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In