• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 29 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Fokus Pembiayaan Ramah Lingkungan, BRI Hentikan Penyaluran Kredit ke Pertambangan

by redaksi
31 Mei 2022
in Berita
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Selain karena ingin fokus pada pembiayaan ramah lingkungan, keputusan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk menghentikan penyaluran kredit ke sektor pertambangan dinilai sebagai upaya perusahaan untuk fokus ke sektor yang lebih terukur dan menguntungkan.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin mengatakan bank-bank milik negara memiliki spesialisasi yang berbeda-beda dalam pembiayaan.

RelatedPosts

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

BRI, sebagai bank dengan laba terbesar di Indonesia, memiliki keunggulan di sektor UMKM. BRI memiliki SDM yang dapat mengukur dengan baik kualitas kredit di sektor UMKM.

Keputusan BRI untuk menghentikan pembiayaan ke sektor pertambangan dinilai sebagai upaya BRI untuk lebih fokus ke sektor yang telah mereka kuasai, ketimbang sektor pertambangan yang cukup volatil.

“Mungkin mereka [BRI] punya pengalaman sebelumnya di sektor pertambangan yang kemudian membuat mereka memiliki masalah terhadap NPL, restrukturisasi di masa pandemi dan lain sebagainya,” kata Amin, Jumat (27/5).

Amin mengatakan sejarah pembiayaan perbankan di sektor pertambangan berjalan cukup menantang. Alasannya, harga sektor pertambangan ditentukan oleh pasar global sehingga harganya terkadang naik dan terkadang turun.

Untuk menghadapi kondisi pasar yang volatile tersebut, dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni, yang dapat menganalisis kondisi pasar dengan cermat. Adapun jika perbankan tidak memiliki SDM yang andal, bisa melakukan sindikasi pembiayaan untuk sektor pertambangan.

“Perlunya bank berani mengambil risiko adalah ketika ada kesiapan SDM untuk masuk sektor ini. Artinya apa? tidak hanya mengandalkan perhitungan dan skema kredit yang ditawarkan juga perlu wawasan tambahan dari seluruh SDM yang terlibat,” kata Amin.

Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Manap Pulungan mengatakan langkah BRI untuk mengurangi atau menghentikan pembiayaan di sektor pertambangan adalah langkah yang logis.

“Karena bisa saja mereka masuk sektor pertambangan yang mereka tidak paham, potensi kredit macetnya akan tinggi, menambah NPL dan menggerus dari laba secara keseluruhan,” kata Abdul.

Dia menilai jika BRI masuk ke sektor pertambangan kemungkinan biaya yang dikeluarkan lebih tinggi, karena harus survei dan alokasi SDM baru. Kondisinya berbeda saat BRI fokus di UMKM yang dia sudah matang di sana.

“Toh sektor UMKM menguntungkan bagi BRI, terbukti laba BRI paling tinggi,” kata Abdul.

Sekedar informasi, BRI dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasian sebesar Rp12,21 triliun pada kuartal I/2022.

Laba BRI melesat 78 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp6,86 triliun. Adapun, pertumbuhan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga yang menjadi sebesar Rp36,73 triliun.

Dengan demikian, pendapatan bunga tumbuh 6 persen yoy dari Rp34,68 triliun pada posisi Maret 2021. Sementara itu, beban bunga menyusut 16 persen yoy, dari Rp27,12 triliun menjadi Rp30,4 triliun. Alhasil, pendapatan bunga bersih tumbuh 12 persen yoy menjadi Rp30,4 triliun dari semula Rp27,12 triliun.

Masih secara konsolidasi, emiten bersandi saham BBRI ini mencatat kredit yang diberikan naik 3 persen secara ytd. Kredit yang diberikan naik dari Rp994,41 triliun per 31 Desember 2021 menjadi Rp1.024 triliun pada posisi 31 Maret 2022.

Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan bahwa perseroan telah menyetop penyaluran kredit pada sektor energi yang dinilai merusak lingkungan, seperti batu bara dan minyak bumi.

Hal tersebut disampaikan Sunarso secara daring dari acara konferensi World Economic Forum di Davos, Swiss, Rabu (25/5/2022).

Dalam kesempatan itu, bos BRI ini juga menceritakan bahwa fenomena dunia saat ini tengah menghadapi krisis energi karena perang Rusia-Ukraina dan masalah dunia lainnya. Oleh sebab itu, perusahaan energi dunia berpacu menambah produksi.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Salah Satunya BUMN, 38 Perusahaan Siap IPO Tahun Ini

Next Post

Tahun 2022, KBI Bidik Laba Bersih Sebesar Rp108,2 miliar

Related Posts

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

29 April 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

29 April 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Len Perkuat Konsolidasi DEFEND ID melalui Leadership Program untuk Dorong Kemandirian Industri Pertahanan

29 April 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, Krakatau Steel, Jamkrindo, BULOG, BTN, Hutama Karya, Freeport, Jasa Tirta 1, Sucofindo, ADHI, PTPN 1, Waskita, PLN IP Services

29 April 2026
Next Post
BBJ dan KBI Tetap Beroperasi, Perdagangan Komoditas Berjangka Serta Kliring Tetap Berjalan

Tahun 2022, KBI Bidik Laba Bersih Sebesar Rp108,2 miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Padel Bersama, IFG Perkuat Kolaborasi Ekosistem dengan Anggota Holding

2 hari ago
Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Mencatat Komitmen Pembiayaan Infrastruktur Mencapai Rp275 Triliun dalam Kurun Waktu 17 tahun Beroperasi

6 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, Krakatau Steel, Jamkrindo, BULOG, BTN, Hutama Karya, Freeport, Jasa Tirta 1, Sucofindo, ADHI, PTPN 1, Waskita, PLN IP Services

2 jam ago
Indonesia Re Sumbangkan 500 Unit APD dan Empat Unit BDC

Kolaborasi Indonesia Re Bersama AAJI Selenggarakan Webinar Insurenation Bertajuk POJK 36 Tahun 2025: Ekosistem Asuransi Kesehatan

14 jam ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

by redaksi
29 April 2026
0

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) atau ANTAM menyampaikan bahwa dengan kesiapan operasional dan ketangguhan strategi bisnis, Perusahaan kembali mencatatkan peningkatan...

Read more
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Memastikan akan Proses Cepat Santunan Bagi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

29 April 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Perkuat Konsolidasi DEFEND ID melalui Leadership Program untuk Dorong Kemandirian Industri Pertahanan

29 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In