• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 25 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Rilis Proposal Restrukturisasi untuk Pangkas Utang Setara Rp102 Triliun

by redaksi
10 November 2021
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian BUMN dan PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) telah merilis proposal restrukturisasi utang yang akan diberikannya kepada kreditur. Emiten maskapai BUMN ini ingin memangkas liabilitasnya hingga US$7,18 miliar atau setara Rp102,02 triliun.

Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartiko Wirjoatmodjo mengungkapkan restrukturisasi keuangan Garuda Indonesia dengan menghilangkan ekuitas negatif saat ini yang mencapai US$2,82 miliar.

RelatedPosts

Dukung Penurunan Angka Kematian Ibu, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan untuk Layanan Masyarakat di Garut

Wujudkan Ekosistem Belajar yang Nyaman, PERURI Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Yayasan Puri Artha Karawang

Hutama Karya dan BP BUMN Perkuat Sinergi Strategis Dalam Pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra

“Neraca negatif tak ada cara lain selain menurunkan liabilitas secara bersama-sama, dengan cara diharapkan berhasil restrukturisasi keuangan, aset dan laibilitas seimbang lagi dan mulai ada ekuitas positif,” ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR, Selasa (9/11/2021).

Kementerian BUMN menargetkan negosiasi mengurangi jumlah utang atau dalam istilah perbankan disebut haircut dengan menurunkan liabilitas perseroan per kuartal III/2021 yang sebesar US$9,75 miliar atau setara Rp138,53 triliun menjadi hanya US$2,57 miliar atau setara Rp36,5 triliun.

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki utang kepada lessor atau pemberi sewa pesawat sebesar US$6,35 miliar, utang bank US$967 juta, utang terhadap OWK, sukuk, KIK EBA sebesar US$630 juta, utang vendor BUMN US$595 juta, utang vendor swasta US$317 juta, dan liabilitas lain-lain US$751 juta.

Melalui restrukturisasi, liabilitas Garuda akan menyusut menjadi US$2,57 miliar dengan rincian US$1,025 miliar utang baru yang diambil ditambah zero coupon bond, US$609 juta liabilitas lainnya, US$937 juta utang lessor.

Melalui penurunan liabilitas secara signifikan tersebut, jumlah aset emiten berkode GIAA ini juga akan tergerus dari US$6,92 miliar menjadi US$2,75 miliar.

“Ini memang kunci saya sampaikan yang menjadi kunci utama restrukturisasi garuda adalah persetujuan kreditur, tidak mungkin pemegang saham tanpa persetujuan kreditur bisa bergerak. Kami tekankan nasib garuda bukan hanya di pemegang sahamnya, tapi di krediturnya,” urainya.

Berdasarkan proposal perdamaian komprehensif untuk seluruh krediturnya, GIAA ingin mengubah struktur utangnya. Bagi utang pajak dan karyawan tidak ada perubahan tetapi dilunasi secara bertahap.

Kemudian, kreditur secured dilunasi melalui collateral settlement tanpa pengurangan utang, kemudian Obligasi Wajib Konversi dikonversi seluruhnya menjadi ekuitas.

Sementara itu, bagi utang Bank Himbara, Pertamina, Airnav, dan Gapura dikonversi menjadi zero coupon bound dan ekuitas. Nantinya himbara, pertamina, airnav, Gapura akan ditawarkan zero coupon bond (ZCB) yang diterbitkan baru oleh GIAA dengan nilai yang akan sama dengan nominal saat ini.

“Contohnya, utang Rp1 triliun kami issue nominalnya menjadi Rp200 miliar, tapi nominalnya di 20 tahun mendatang menjadi Rp1 triliun, kami negosiasikan dengan Pertamina sehingga persepsi kerugian negara tidak ada, dikonversi jadi ZCB 20 tahun dari sekarang, tidak ada pemotongan langsung dalam jangka pendek untuk BUMN-BUMN ini,” urainya.

Untuk utang sukuk, KIK EBA, akan dibuat pengajuan utang baru dengan bunga rendah ditambah ekuitas pada Garuda. Adapun, tawaran pinjaman baru tersebut dengan porsi sekitar 20 persen dan sisanya dikonversi menjadi ekuitas.

“Kreditur yang pegang global sukuk, KIK EBA, LPE, Bank Swasta, harapannya mereka konversi ke ekuitas,” paparnya.

Utang terhadap AP I, AP II dan vendor usaha lainnya diharapkan dapat dikonversikan menjadi ekuitas jangka panjang pula dengan kupon utang baru. termasuk juga lessor.

Seluruh skema kupon utang baru ini dapat mengurangi beban utang dari lini tersebut antara 70-85 persen. Pembelian pesawat baru juga akan menggunakan kupon utang baru dan ekuitas di Garuda.

“Secara individual berbeda, antara lessor Boeing 737, Boeing 777 akan beda rumusan konversi tergantung kebutuhan kami akan pesawatnya, akan dibayar 30 sen, 20 sen, ada yang tidak dibayar sama sekali. Itu sangat kompleks,” papar Tiko.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Pendapatan Perbankan dari Bisnis Bancassurance Tumbuh Signifikan Hingga Kuartal III 2021

Next Post

Berpengaruh Keberlanjutan Usaha, Wijaya Karya Upayakan Ancaman PKPU Terhadap Anak Usahanya Tidak Terlaksana

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Penurunan Angka Kematian Ibu, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan untuk Layanan Masyarakat di Garut

25 April 2026
Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo
Berita

Wujudkan Ekosistem Belajar yang Nyaman, PERURI Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Yayasan Puri Artha Karawang

25 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya dan BP BUMN Perkuat Sinergi Strategis Dalam Pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra

25 April 2026
Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia oleh BKI
Berita

BKI Menggelar Sidang Komite Teknik di Kantor Pusat BKI

25 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Mewaspadai Sejumlah Tantangan Utama pada Sisa Tahun 2026

25 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara, Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi di Tanah Air

25 April 2026
Next Post
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Berpengaruh Keberlanjutan Usaha, Wijaya Karya Upayakan Ancaman PKPU Terhadap Anak Usahanya Tidak Terlaksana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

14 jam ago
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

ITDC Intensifkan Patroli, Penataan, dan Kebersihan Kawasan di Tanjung Aan untuk Kenyamanan Wisatawan

4 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Adhi Karya Membukukan Nilai Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Akhir Kuartal I 2026

2 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Menunjuk Harry Budi Sidharta sebagai Plt Direktur Pengembangan Usaha

15 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Penurunan Angka Kematian Ibu, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan untuk Layanan Masyarakat di Garut

by redaksi
25 April 2026
0

Dalam semangat Hari Kartini, PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan alat deteksi dini preeklamsia...

Read more
Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo

Wujudkan Ekosistem Belajar yang Nyaman, PERURI Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Yayasan Puri Artha Karawang

25 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya dan BP BUMN Perkuat Sinergi Strategis Dalam Pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra

25 April 2026
Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia oleh BKI

BKI Menggelar Sidang Komite Teknik di Kantor Pusat BKI

25 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Mewaspadai Sejumlah Tantangan Utama pada Sisa Tahun 2026

25 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In