• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 25 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Ungkap Informasi Terkait Tarif Sewa, Nego dengan Lessor dan Jumlah Pesawatnya

by redaksi
5 November 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terus membuat berita. Pacsa mencuat informasi atas mahalnya tarif sewa maskapai milik negara dari mantan komisaris Garuda Peter Gontha, kini Garuda membuat pengumuman baru menjawan pertanyaan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebagai perusahaan terbuka, Garuda (GIAA) kini memang relatif irit langsung bicara. Nah yang  terbaru adalah: manajemen Garuda menjawa pertanyaan otoritas terkait harga  pesawar, negosiasi dengan para lessor, perkembangan negosiasi serta nasib pesawat.

RelatedPosts

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

Lewat keterbukaan informasi, Rabu (2/11), Garuda (GIAA) menyebut bahwa  harga sewa pesawat Garuda pada dasarnya didasari oleh nilai sewa yang berlaku di tahun dimana pesawat tersebut diakuisisi dengan mempertimbangkan jangka waktu sewa, tahun pembuatan, dan konfigurasi pesawat.

Alhasil, bila harga sewa pesawat Garuda (GIAA) dibandingkan dengan harga sewa yang berlaku di pasar/market saat ini pasti akan lebih tinggi untuk faktor pembanding yang sama.

Selain itu, harga sewa di pasar akan menurun diantaranya seiring bertambahnya usia pesawat, kondisi pasar, dan kondisi teknis pesawat tersebut.

“Saat ini kami sedang melakukan renegosiasi sewa pesawat kepada lessor sebagai bagian dari upaya restrukturisasi Garuda (GIAA), termasuk menjajaki kemungkinan opsi skema sewa pesawat yang lebih ekonomis dengan memperhatikan kondisi referensi pasar,” tulis pengumuman resmi perusahaan. (3/11)

Pertanyaan ini nampaknya sekaligus menjawab informasi yang dilontarkan mantan komisaris Garuda Peter Gontha yang menyebut kalau harga sewa pesawat Garuda kelewat mahal.

Dia mencontohkan sewa Boeing 777 yang harga pasarannya US$ 750.000 per bulan, disewa Garuda dengan tarif dua kali lipat yakni US$ 1,4 juta.

Lebih lanjut, manajemen Garuda juga menyebut, dari 8 jenis armada pesawat yang disewa disesuaiakan dengan perencanaan perusahaan yang harapannya dapat mendorong peningkatan standar pelayanan dalam kaitan dengan pemenuhan standar full-service pada lingkup global, sementara harga pasar adalah harga yang mengasumsikan pesawat diperoleh dengan spesifikasi standar pabrikan.

“Disamping itu, variasi metode akuisisi beberapa pesawat yang dilakukan oleh Perseroan pada saat itu turut mempengaruhi harga sewa secara keseluruhan,” sebut Garuda.

Tak hanya itu saja, Garuda juga menyebut saat ini ada 39 lessor yang menandatangani Non Disclosure Agreement (NDA). Konsekuensi dari ditekennya NDA oleh para lessor, mereka dapat mengakses rencana bisnis dan restrukturisasi yang dilakukan Garuda (GIAA).

NDA adalah perjanjian yang digunakan untuk menjaga informasi yang bersifat rahasia. Berdasarkan pasal 1320 KUH Perdata, NDA harus memenuhi 4 (empat) syarat, yaitu sepakat yang mengikatkan diri, kecakapan dalam perikatan hingga sepakat terikat pada hal tertentu.

VP Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Indonesia Mitra Piranti dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) itu juga  menyebut, saat ini, Garuda dalam tahap finalisasi rencana restrukturisasi dengan para konsultan yang telah ditunjuk oleh  perusahaan.

Sejalan dengan finalisasi rencana restrukturisasi tersebut, Garuda Indonesia juga akan meminta proposal dari para lessor yang akan dijadikan pertimbangan bagi Garuda dalam memfinalkan proses restrukturisasi.

“Kami terbuka untuk proposal yang dapat menguntungkan secara ekonomi bagi perusahaan,” sebut manajemen Garuda.

Dalam proposal tersebut meliputi informasi mengenai jumlah dan jenis pesawat yang diajukan dan persyaratan pembayaran.

Bursa juga menanyakan data pada Juni 2021 jumlah pesawat yang disewa Garuda sebanyak 136 dan sebanyak 43 serviceable. Adapun per Agustus 2021 memiliki 129 pesawat sewa dan 53 masih dapat dioperasikan.

Garuda mengaku, saat ini mengoperasikan 119 pesawat sewa, selain enam pesawat milik Garuda dengan jenis A330-300. Jumlah ini berkurang dari posisi Juni 2021 sebanyak 136 pesawat sewa.

Penurunan jumlah pesawat sewa disebabkan oleh pengembalian beberapa pesawat kepada lessor (early termination).

Adapun status pesawat yang saat ini tidak digunakan untuk operasional adalah dalam proses maintenance/ perawatan sesuai prosedur yang berlaku.

Rincian pesawat-pesawat sewa tersebut antara lain;

  • B737-800 sebanyak 57 pesawat,
  • CRJ1000 sebanyak 18 pesawat,
  • ATR72-600 sebanyak 13 pesawat,
  •  B777-300 sebanyak 10 pesawat,
  • A330-300 sebanyak 11 pesawat, A330-200 sebanyak 7 pesawat, dan
  • A330-900 sebanyak 3 pesawat.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

PP Presisi Catat Perolehan Kontrak Baru Meningkat 129% Senilai Rp4,8 triliun Hingga Oktober 2021

Next Post

Hingga Kuartal III 2021, Semen Baturaja Bukukan Laba Bersih Rp 16,62 miliar

Related Posts

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

24 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi

24 April 2026
Next Post
Semen Baturaja Lakukan Audit Survailen SPPT SNI Tahun 2020

Hingga Kuartal III 2021, Semen Baturaja Bukukan Laba Bersih Rp 16,62 miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Terima Penghargaan Langsung dari PM Timor Leste Xanana Gusmao atas Proyek Jalan Maliana

13 jam ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

5 jam ago
Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

18 jam ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

by redaksi
24 April 2026
0

BTN perkuat permodalan, akselerasi ekspansi kredit. Melalui RUPST Tahun Buku 2025, BTN menegaskan strategi ekspansi kredit guna mendorong pertumbuhan bisnis...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In