• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 7 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Hutama Karya Kejar Penyelesaian Konstruksi Rumah Sakit Mata Manado

by redaksi
3 Oktober 2020
in Berita
0
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memastikan terus kebut penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Mata Manado, proyek milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang bertujuan untuk memperluas salah satu fasilitas kesehatan utama di provinsi tersebut.

Executive Vice President Divisi Gedung Hutama Karya, Purnomo mengatakan bahwa Hutama Karya selaku kontraktor dalam proyek ini berkomitmen untuk memberikan deliverable yang maksimal agar proyek dapat selesai tepat waktu. “Hingga saat ini tahap pengerjaan Rumah Sakit Mata Manado per September 2020 sudah mencapai 57,63% diperkirakan akan selesai pada 27 Desember 2020. Beberapa fasilitas atau layanan yang akan pasien dapatkan setelah adanya pembangunan proyek meliputi ruang inap, poliklinik, mushola, ruang bermain anak dan taman yang terdapat di lantai 2. Fasilitas pendukung lainnya seperti, IGD, laboratorium, farmasi, apotik, laundry dan pemulasaran jenazah,” tutur Purnomo.

RelatedPosts

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meski dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan proyek masih terus berjalan tentunya dengan menerapkan protokol Covid-19 dengan ketat guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, diantaranya mewajibkan seluruh pekerja untuk mencuci tangan dan mengenakan masker serta menjaga jarak, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan pemberian vitamin secara rutin. Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan berkala di seluruh area proyek, barak maupun mess pekerja setiap Senin dan Kamis. “Seperti yang kita ketahui saat ini, Covid-19 sangat cepat penulurannya, tidak mengenal siapa pun, maka kami juga aktif melakukan monitoring penerapan protokol Covid-19 di seluruh proyek gedung yang sedang kami garap. Tak hanya itu, kami juga mengoptimalkan pengunaan teknologi digital dalam pemantauan progress proyek dari jauh yang dapat dimonitoring dan diketahui secara real time oleh manajemen. Sehingga tak ada alasan proyek tak dapat berjalan atau dilanjutkan,” pungkas Purnomo, EVP Divisi Gedung Hutama Karya.

Rumah Sakit yang berdiri di atas tanah seluas 1200 m persegi ini, merupakan jasa kesehatan yang dikelola langsung oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Rumah Sakit yang berada tengah kota bagian timur Indonesia tersebut akan menjadi Rumah Sakit Mata Pusat di kota Manado. Pasalnya kota Manado memiliki jarak yang strategis antar kota-kota lainnya di wilayah Sulawesi Utara. Rumah Sakit Mata Manado dibangun dalam rangka memenuhi mandat pemerintah untuk memperluas Rumah Sakit Mata sebelumnya. Dalam hal ini, keberadaan Rumah Sakit ini dapat membantu masyarakat yang berada di daerah timur Indonesia. Terlebih adanya peningkatan terhadap masyarakat yang mengidap penyakit mata khususnya di wilayah tersebut. Lokasi Rumah Sakit yang berada tepat di tengah kota juga menjadi faktor utama RS Mata Manado berdiri.

Dalam pembangunan Rumah Sakit ini, Hutama Karya terlibat sebagai kontraktor dimana Hutama Karya bertindak penuh dalam penyelesaian pembangunan proyek gedung yang terdiri dari tujuh lapis. Gedung ini terbagi atas basement pada lapis 1&2 , lantai 1 hingg 4 pada lapis 3 s/d 6, dan roof pada lapis ketujuh. Project Manager Pembangunan Rumah Sakit Mata Manado, Puji Nur Utomo mengatakan proyek tersebut menggunakan teknologi Building Information Modeling (BIM) sebagai salah satu standar implementasinya. Diharapkan dengan penerapan teknologi ini, bangunan dapat beroperasi sesuai rencana awal dan dapat memberikan keamanan serta kenyamanan saat digunakan. “Penggunaan metode BIM dalam proyek ini dapat mensimulasikan semua pekerjaan dan membantu memberikan informasi tentang ketidaksesuaian antara struktur, arsitektur, lanskap, dan MEEP sehingga meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan dalam kegiatan pembangunan. Dengan cara ini, hasil akhir konstruksi dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Puji menjelaskan.

Tak hanya itu, Puji juga menyampaikan bahwa ditengah pandemi Covid-19 ini, proyek Rumah Sakit Mata Manado bertindak aktif dalam memberikan beberapa bantuan kepada warga sekitar proyek serta kantor kelurahan proyek yang terkena dampak Pandemi Covid-19, diantaranya dengan membangun tempat cuci tangan dan menyediakan stok sabun cuci tangan di kantor kelurahan, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga sekitar area proyek, memberikan sumbangan berupa sembako kepada anak yatim di panti asuhan As-Shabirin serta warga sekitar yang terampak Covid-19. “Tentu, pembangunan RS Mata Manado ini dapat berjalan lancar berkat dukungan stakeholder seperti masyarakat sekitar area proyek, sehingga ditengah pandemi Covid-19 ini kami juga perlu hadir bagi mereka” ujarnya.

Kehadiran Rumah Sakit Mata Manado cukup disambut antusias, karena Rumah Sakit ini nantinya digadang-gadang akan menjadi rumah sakit pusat yang ada di Kota Manado. Selama proses pembangunan proyek, Hutama Karya turut memperhatikan kenyamanan masyarakat setempat salah satunya dengan mengerjakan proyek hingga pukul 20.00 WITA saja.

Previous Post

Karang Taruna Siap Mendukung Pegadaian Sebagai Agen

Next Post

Bulog Optimalisasi Penyaluran Bansos Agustus-Oktober 2020

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

7 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

7 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

7 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020
Berita

Dukung Sektor Maritim, Askrindo Jamin Ratusan Kapal PT Transcoal Pacific Tbk

7 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Group Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Wujud Nyata Kepedulian bagi ASN dan Masyarakat

7 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

7 April 2026
Next Post
Literasi Bulog : MoveNas

Bulog Optimalisasi Penyaluran Bansos Agustus-Oktober 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bersama Ditjen Migas Tinjau Lembaga Penyalur LPG, Pastikan Rantai Pasokan Terjaga

1 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

3 hari ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

3 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menaker Terbitkan Surat Edaran Aturan WFH Perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD

4 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Menargetkan Produksi Batu Bara Mencapai 50 Juta Ton pada 2026

by redaksi
7 April 2026
0

 PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menargetkan produksi batu bara mencapai sekitar 50 juta ton pada 2026 atau meningkat 5,93% dibandingkan dengan realisasi...

Read more
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Kimia Farma Mencatatkan Pendapatan sebesar Rp9,2 triliun dan Berhasil Menekan Rugi Bersih Sepanjang 2025

7 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025

7 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Dukung Sektor Maritim, Askrindo Jamin Ratusan Kapal PT Transcoal Pacific Tbk

7 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Group Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Wujud Nyata Kepedulian bagi ASN dan Masyarakat

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In