• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 19 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Inovasi Tangani COVID-19, Bio Farma Ciptakan Laboratorium BSL 3 Bergerak Pertama di Indonesia

by redaksi
14 Juni 2020
in Berita, Info Produk BUMN
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inovasi sudah menjadi bagian dari values Bio Farma. Hal ini menandakan bahwa Bio Farma selalu melakukan perbaikan dan pengembangan secara terus menerus, untuk menghasilkan gagasan baru, baik untuk produk, proses produksi, maupun strategi bisnis.

Terlebih lagi dalam masa pandemik seperti saat ini, Inovasi yang sifatnya kolaboratif diperlukan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan nasional di Indonesia. Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, dengan semangat #BUMNUntukIndonesia, telah menyiapkan lima skenario inovasi dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, antara lain, pembuatan Real Time Polimerase Chain Reaction (RT PCR) yang akan memasuki tahap komersialisasi, Terapi Plasma Konvalesen, Pembuatan Mobile Laboratorium BSL 3, Pengembangan vaksin COVID-19, dan produksi Virus Transfer Media (VTM).

RelatedPosts

IAS dan Garda Dwi Utama Resmikan Kerjasama untuk Perkuat Layanan Aviasi dan Logistik

Transportasi di Sulawesi Selatan Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix

Gerbong Datar Bertahap Tiba di Sumatera Selatan, KAI Perkuat Distribusi Energi Nasional dan Dukung Produk Dalam Negeri

Untuk inovasi pembuatan Mobile Laboratorium BSL 3, Bio Farma berkolaborasi dengan Universitas Padjadjaran, khususnya dengan Fakultas Kedokteran UNPAD. Kolaborasi ini, dibuat dalam bentuk pinjam pakai Fasilitas Mobile Laboratorium Biosafety Level 3 (BSL-3) beserta instrumen penunjang pemeriksaan Covid-19 yang nantinya akan digunakan dan dimanfaatkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadaran untuk melakukan proses ekstraksi RNA dari spesimen swab pasien Covid-19, dan pemeriksaan melalui RT-PCR, khususnya untuk masyarakat yang berada di Jawa Barat.

Penyerahan fasilitas tersebut, dilakukan pada tanggal 12 Juni 2020, di Gedung RSP Fakultas Kedokteran UNPAD, yang diserahkan oleh Direktur Operasi Bio Farma Dr. Apt M. Rahman Roestan, S.Si., MBA dengan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Univertsitas Padjadjaran Prof. Dr. Ir. Hendarmawan.

Mobile Lab BSL-3 yang merupakan hasil inovasi millenial Bio Farma, yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hampir 100%, merupakan laboratorium BSL-3 bergerak pertama di Indonesia, yang memiliki keunggulan yang sifatnya bisa berpindah – pindah, bahkan bisa diangkut untuk perjalanan laut dan udara dengan kapal Ferry atau helikopter.

Fungsi dari Mobile Laboratorium BSL 3, untuk meningkatkan kapasitas uji identifikasi Virus SARS Cov-2 penyebab penyakit Covid-19 di suatu wilayah dan selain itu, Laboratorium ini bisa dikombinasikan dengan uji rapid untuk melakukan tracing kontak terhadap kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Pemeriksaan rapid/PCR yang luas, tracing kontak dan dikombinasikan dengan uji PCR Covid-19 di mobile BSL-3, dapat digunakan untuk pemetaan wilayah yang akan membantu penanganan Covid-19 lebih efektif dan terukur.

Selain itu, Mobile Laboratorium BSL3 dapat digunakan untuk melakukan pengujian dan riset (eksplorasi vaksin baru dan produk life science lainnya) terhadap mikroorganisme (bakteri/virus) berbahaya yang berada dalam Risk Group 3 apabila masa emergency pandemi covid-19 ini sudah berakhir. Mikroba Risk Group 3 adalah mikroba (bakteri/virus) berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia dan hewan, metode pencegahan dan pengobatan masih tersedia. Risiko individu tinggi dan risiko komunitas masih terbatas.

Ketua Tim Perencanaan & Produksi Mobile Laboratorium BSL 3, Ahmad Tomy Zulfikar, mengatakan, Bio Farma sebagai perusahaan Life Science, memiliki kemampuan yang berhubungan dengan riset dan pengujian virus dan bakteri, serta memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pembuatan Laboratorium penunjangnya seperti lab BSL 2 dan BSL 3.

Dalam proses pembuatan mobile Laboratorium BSL 3 ini, ukuran laboratorium Mobile BSL 3, dapat disesuaikan,  untuk menjadi (BSL 2) dengan ukuran bisa 20 feet atau BSL 3 dengan ukuran 40 feet. Dengan demikian, Laboratorium Mobile BSL3 ini, dapat dioperasikan sebagai Lab BSL3 ataupun BSL2 sesuai mikroba berbahaya yang ditangani.

“Bio Farma memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin dan sera, beserta pendukungnya seperti laboratorium yang memiliki Bio Safety Level 3. Sehingga dengan kompetensi tersebut, kami bisa membuat BSL 3, dalam bentuk mobile yang ukurannya sudah disesuaikan dengan lebar jalan di Indonesia, sehingga aman untuk melalui jalan darat. Bahkan mobile lab BSL 3 bisa diangkut melalui angkutan laut dan udara “Ungkap Ahmad Tomy.

Ahmad Tomy menambahkan, Mobile Laboratorium BSL3 sudah dengan memiliki tingkat keamanan yang maksimal, dan tidak akan menimbulkan bahaya baik bagi petugas dalam lab tersebut, maupun untuk masyarakat sekitar.

“Untuk Penanganan limbah padat dan cair, sudah dibuat sedemikian rupa sehingga dalam prosesnya sudah berlangsung dengan baik dan terjamin karena sudah dilakukan proses desinfeksi (dekontaminasi) terlebih dahulu”, ujar Ahmad Tommy.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Keadaan Darurat (Kapusdal) Bio Farma, dr. Mahsun Muhammadi, mengatakan, “Mobile Laboratorium BSL3 merupakan fasilitas untuk Emergency Response saat terjadi outbreak, sebagai bentuk responsibility Bio Farma dalam menangani Pandemi COVID-19, melalui uji Swab PCR yang merupakan pemeriksaan laboratorium golden standar dalam penegakan Diagnosis COVID-19. Pemanfaatan Mobile Lab BSL 3 ini, Bio Farma bekerjasama dengan FK UNPAD untuk pengoperasian laboratorium berjalan ini, yang memang sudah memiliki kompetensi dan berpengalaman dalam melakukan uji Swab PCR COVID-19”, Ujar Mahsun.

Tentang Laboratorium Bio Safety Level

Dalam hal pembuatan produk biologi seperti vaksin atau serum, diperlukan fasilitas pendukung seperti laboratorium yang memiliki tingkat keamanan yang ketat, agar tidak mengkontaminasi tenaga kerjanya maupun lingkungan sekitarnya. Tingkat keamanan ini dibagi beberapa tingkatan (level) dari 1 – 4 yang merupakan suatu perlindungan baik untuk petugas lab maupun lingkungan yang berada disekitarnya.

Pembagian tingkat keamanan tersebut adalah sebagai berikut :

a. Bio Safety Level 1 (BSL 1)

BSL-1 yaitu laboratorium yang digunakan untuk menguji mikroorganisme risk group 1. Mikroorganisme ini tidak menyebabkan penyakit terhadap manusia dan hewan. Risiko individu dan komunitas rendah; contoh agen atau mikroorganisme tersebut diantaranya Escherichia coli K-12, S. cerevisiae (jamur), B. subtilis, Lactobacillus spp.

b. Bio Safety Level 2 (BSL 2)

BSL-2 yaitu laboratorium yang digunakan untuk menguji mikroorganisme risk group 2. Mikroorganisme ini bersifat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan tapi tidak menjadi ancaman serius. Metode pencegahan dan pengobatan sudah tersedia. Risiko individu rendah dan komunitas rendah. Sebagai contoh mikroorganisme yang ditangani biosafety level 2 diantaranya Virus Campak (Measles), Herpes virus, Streptococcus, most mammalian cell lines.

c. Bio Safety Level 3 (BSL 3)

Ditujukan bagi fasilitas laboratorium diagnostik, riset atau produksi yang berhubungan dengan mikroorganisme risk group 3 yang bisa menyebabkan penyakit serius pada manusia dan hewan, metode pencegahan dan pengobatan masih tersedia. Risiko individu tinggi dan risiko komunitas masih terbatas. Pekerja laboratorium harus memiliki pelatihan khusus dalam penanganan agen-agen patogenik berbahaya dan diawasi oleh ilmuwan-ilmuwan berkompetensi yang berpengalaman dalam bekerja dengan agen-agen tersebut. Contoh mikroorganisme yang ditangani Biosafety Level 3 antara lain: Anthrax, HIV, SARS, Tubercolosis, virus cacar, thypus dan Avian influenza.

d. Bio Safety Level 4 (BSL 4)

Dibutuhkan untuk laboratorium yang berhubungan dengan mikroorganisme risk group 4; yaitu mikroorganisme yang menyebabkan penyakit serius pada manusia dan hewan serta dapat menyebar dengan cepat (melalui udara), tidak ada metode pencegahan dan pengobatan. Risiko individu dan komunitas sangat tinggi. Fasilitas laboratorium terisolasi dari tempat-tempat umum. Semua pekerjaan dalam fasilitas ini dilakukan dalam tempat tertutup khusus. Pekerjanya memakai pakaian pelindung khusus lengkap dengan tabung oksigen yang tersendiri. Contoh agen biologi kategori level keselamatan biologi 4 antara lain: Ebola, virus Hanta dan virus Lassa.

Sumber Bio Farma, edit koranbumn

Previous Post

Kementerian PUPR akan Rilis Pedoman New Normal di Bisnis Konstruksi

Next Post

Terdampak Covid-19, BNI Bagikan 4.000 Paket untuk Warga Bali

Related Posts

Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Berita

IAS dan Garda Dwi Utama Resmikan Kerjasama untuk Perkuat Layanan Aviasi dan Logistik

19 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Transportasi di Sulawesi Selatan Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix

19 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Gerbong Datar Bertahap Tiba di Sumatera Selatan, KAI Perkuat Distribusi Energi Nasional dan Dukung Produk Dalam Negeri

19 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect

19 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

19 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Konsisten Jalankan Strategi Transformasi, SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri

19 April 2026
Next Post
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terdampak Covid-19, BNI Bagikan 4.000 Paket untuk Warga Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

2 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

3 hari ago
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Pos Properti Ungkap Kinerja Positif di Tengah Krisis Properti Optimistis Tumbuh 18% di 2026

7 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect

5 jam ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Berita

IAS dan Garda Dwi Utama Resmikan Kerjasama untuk Perkuat Layanan Aviasi dan Logistik

by redaksi
19 April 2026
0

PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) selaku sub-holding dari InJourney, secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

Read more
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Transportasi di Sulawesi Selatan Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix

19 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Gerbong Datar Bertahap Tiba di Sumatera Selatan, KAI Perkuat Distribusi Energi Nasional dan Dukung Produk Dalam Negeri

19 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect

19 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

19 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In