• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kawasan Industri Terpadu Batang: Sentra Investasi Manufaktur Global di Indonesia

by redaksi
5 Agustus 2024
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Kawasan Industri Terpadu Batang: Sentra Investasi Manufaktur Global di Indonesia

default

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Jawa Tengah, semakin memantapkan posisinya sebagai pusat pertumbuhan industri di Indonesia dan menjadi destinasi investasi prospektif bagi para investor global yang melakukan relokasi maupun ekspansi ke Indonesia. Selain ditunjang dengan infrastruktur dan utilitas modern berorientasi ramah lingkungan, KITB juga ditopang dengan konektivitas terlengkap yang memudahkan arus rantai pasok logistik untuk diekspor ke seluruh dunia.

KITB mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah melalui Perpres 106/2022 tentang Percepatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Provinsi Jawa Tengah. Dalam rangka implementasi Perpres tersebut, Pemerintah melalui Kementerian PUPR telah melakukan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan dan menyerahkan aset tersebut kepada PT Danareksa (Persero) dalam bentuk Penambahan Modal Negara non-tunai berupa Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp3,3 triliun.

RelatedPosts

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

Adapun BMN yang diserahkan sebagai Penyertaan Modal Pemerintah Pusat terdiri dari jalan kawasan, rusun pekerja, tempat penyediaan air baku dan drainase utama, instalasi pengelolaan air bersih dan jaringan perpipaan sistem penyediaan air minum, instalasi pengelolaan air limbah terintegrasi dan jaringan perpipaan air limbah, serta tempat pembuangan sampah terpadu.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, “Amanat yang diberikan Pemerintah merupakan bentuk kepercayaan terhadap peran Holding BUMN Danareksa sebagai satu-satunya holding transformasi dan investasi di Indonesia yang menaungi klaster Kawasan Industri di Indonesia. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan mengoptimalisasi berbagai potensi yang ada di KITB agar dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi melalu Penanaman Modal Asing (PMA) dan pendapatan negara, serta memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitarnya melalui penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan UMKM.”

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang Ngurah Wirawan menambahkan, “KITB berkomitmen untuk terus memberikan fasilitas terbaik bagi para tenant dan turut mendukung pertumbuhan industri di Indonesia. KITB menyediakan utilitas dasar yang lengkap dengan berorientasi pada keberlanjutan, antara lain industri berbasis teknologi (SEG Solar), penggunaan energi terbarukan, pengelolaan Water Treatment Plant (WTP), Waste-Water Treatment Plan (WWTP), dan Sewage Treatment Plant (SWTP) dan infrastruktur terpadu yang ramah lingkungan, fasilitas hunian bersertifikasi Greenship Neighborhood, serta bisnis model yang berkelanjutan dan berdaya saing dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal.”

Sebagai kawasan industri berstandar internasional, KITB dilengkapi dengan infrastruktur dan utilitas dasar yang dirancang untuk mendukung operasional industri secara efisien dan berkelanjutan dengan mengusung konsep green, sustainable, dan circular economy. Beberapa keunggulan infrastruktur KITB, yaitu:

Jalan Kawasan

Jalan kawasan pada area KITB dibangun ± sepanjang 50 kilometer, terhubung dengan akses langsung Tol Trans Jawa melalui Tol Gate KITB dan Jalan Nasional Trans Pantai Utara–Jawa, sehingga memudahkan tenant untuk dapat langsung mengakses KITB serta meningkatkan efektivitas, mobilitas dan efisiensi akses logistik, baik konstruksi maupun produksi dari dan menuju KITB. Ke depannya, KITB akan melakukan interkoneksi akses jalan kawasan dengan akses pelabuhan bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), sehingga meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Rusun Pekerja

Fasilitas hunian bersertifikasi Greenship Neighborhood ini telah selesai dibangun oleh Pemerintah sebanyak 10 tower yang dapat menampung ± 2.000 pekerja. Rusun ini dilengkapi dengan fasilitas dasar yang memadai dan akan terintegrasi dengan transportasi area dalam kawasan.

Reservoir Air Baku & Drainase Utama

KITB direncanakan akan memiliki dua reservoir air baku yang berada di sisi timur dan barat guna memenuhi ketersediaan air baku para tenant KITB. Saat ini, sudah terbangun Reservoir air baku di sisi barat yang memiliki kapasitas 1 juta meter kubik dan menghasilkan air bersih sekitar 8,9 juta meter kubik per tahun. Reservoir air baku di sisi timur memiliki kapasitas 5 ribu meter kubik dan menghasilkan air bersih 6,7 juta meter kubik per tahun. Kedua reservoir tersebut terkoneksi dengan air Sungai Urang.

Instalasi Pengolahan Air Bersih dan Jaringan Perpipaan
KITB direncanakan memiliki dua instalasi pengolahan air bersih KITB dengan kapasitas 285 liter per detik dan 215 liter per detik untuk menyediakan air bersih yang terhubung langsung dengan seluruh tenant KITB.

Instalasi Pengolahan Air Limbah Terintegrasi dan Jaringan Perpipaan
KITB memiliki fasilitas eco-green wastewater treatment plant dengan kapasitas 18.000 meter kubik per hari yang ditargetkan mampu mengolah air limbah 1,8 juta meter kubik per tahun. Instalasi pengolahan air limbah ini digunakan untuk memberikan nilai tambah dalam pengelolaan air di Kawasan.

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Dalam rangka penerapan sistem pengelolaan sampah terintegrasi dan ramah lingkungan, KITB memiliki tempat pengolahan sampah yang memproses sampah dari berbagai lokasi di KITB. Sistem ini memungkinkan untuk memproses sampah menjadi 10% sampah padat yang aman dikembalikan ke lingkungan. Saat ini, KITB memiliki kapasitas sebanyak 5 ton/hari dan akan terus ditambahkan menyesuaikan dengan kebutuhan.

Energi

Bekerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, KITB sudah memiliki infrastruktur distribusi gas bumi sepanjang 5 kilometer berdiameter 8 inci dari Pipa Transmisi Cisem Tahap I dengan kapasitas mencapai 15 juta standar kaki kubik per hari.

18 Perusahaan sudah Berinvestasi di KITB

Saat ini, KITB telah ditempati 18 perusahaan global maupun nasional, di antaranya: PT KCC Glass, PT Wavin Manufacturing, PT Yih Quan Footwear, PT SEG Manufacture, PT Unipack Plasindo, dan PT Wanxinda Group.

Pada acara peresmian pekan lalu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau langsung beberapa tenant yang telah beroperasi di KITB. Salah satunya adalah PT KCC Glass Indonesia asal Korea Selatan yang memproduksi berbagai jenis kaca berkualitas tinggi dengan kapasitas produksi 420.000 ton/tahun. Selain itu, PT Wavin Manufacturing Indonesia, produsen pipa PVC asal Belanda, juga menjadi salah satu tenant yang dikunjungi oleh Presiden.

Di sela peresmian KITB, Presiden RI Joko Widodo juga meresmikan pelaksanaan ekspor perdana 16 ribu pasang sepatu Hoka yang diproduksi PT Yih Quan Footwear Indonesia ke Amerika Serikat. Yih Quan Footwear Indonesia merupakan perusahaan dari Taiwan yang memproduksi sepatu merek terkenal seperti Hoka dan Converse.

“Sampai saat ini, kami sudah mendapatkan 18 investor di mana tiga di antaranya sudah berproduksi, lima dalam masa kontruksi, dan dua dalam masa commissioning. Ke depan, KITB akan melanjutkan proses pembangunan kawasan agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Jawa Tengah dan Indonesia.” ungkap Ngurah.

Saat ini, nilai investasi yang masuk ke KITB sudah mencapai Rp14,8 triliun dari berbagai investor dari Korea Selatan, China, Taiwan, Belanda, Singapura, dan Amerika Serikat serta telah menyerap 19 ribu tenaga kerja. Presiden RI menargetkan KITB dapat menyerap 250 ribu tenaga kerja di masa mendatang.

“KITB adalah manifestasi upaya pemerintah untuk mengambil peluang relokasi dan ekspansi perusahaan global agar berinvestasi di Indonesia. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa investasi dan pengembangan KITB dilakukan dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik agar dapat memberikan manfaat yang optimal, tepat guna, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat,” tutup Yadi.

Previous Post

Pegadaian Catatkan Laba Bersih Periode Berjalan sebesar Rp2,9 triliun Sepanjang Semester I 2024

Next Post

Brand Value BRI Meroket 30% Jadi USD11,25 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Tertinggi di Asia Tenggara

Related Posts

Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

3 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

3 Mei 2026
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Brand Value BRI Meroket 30% Jadi USD11,25 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Tertinggi di Asia Tenggara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, PTPN 3, IKI, Holding Perkebunan, Semen Baturaja, Pupuk Kujang, Adhi Karya, BULOG, Krakatau Steel, Sucofindo, ANTAM, Indonesia Re, Jasa Tirta 2, Danareksa, SIG, Bank BSN, Jasa Raharja

6 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menaker Tekankan Kesehatan Mental Jadi Bagian Penting dalam SMK3

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Sambut Iduladha 2026, BRI Menghadirkan Inovasi Layanan Kurban Digital Melalui Aplikasi BRImo

7 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Perkuat Permodalan dan Akselerasi Penguatan Kredit

7 hari ago
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

by redaksi
3 Mei 2026
0

PLN Enjiniring kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi energi nasional melalui partisipasi aktif pada TransTech ASEAN 2026 Exhibition and Conference...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Optimistis Perjalanan Tim Thomas Jadi Modal Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia

3 Mei 2026
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan

Komitmen Perkuat Tata Kelola, Nindya Karya Gandeng Kejati Kalsel Dalam Penanganan Hukum

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In