• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 23 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementan Siap Menyediakan Lahan, PTPN Membutuhkan 500.000 ha Lahan untuk Swasembada Gula

by redaksi
17 Oktober 2025
in Berita
0
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026 atas Inovasi Edukasi Energi di Taman Jargas Nusantara 2025

Peringati Hari Bumi, Bank Mandiri Rilis Fitur Sertifikat Pengurangan Emisi untuk Nasabah Retail di Livin’ Planet

TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026

 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mengaku membutuhkan sekitar 500.000 hektare (ha) lahan untuk memenuhi kebutuhan gula rakyat dan mewujudkan swasembada gula.Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna mengungkapkan, saat ini PTPN hanya memiliki total 540.000 hektare lahan.

Per 2024, kebutuhan gula di Indonesia mencapai 7,1 juta ton, sementara produksi dalam negeri hanya mencapai 2,5 juta ton, di mana PTPN berkontribusi sebanyak 850.000 ton.

“Sedangkan kalau kita ingin mencapai angka 7 juta ton gula, itu kita perlu tambahan minimum 500.000 hektare lagi. Untuk benar-benar kita dapat mewujudkan swasembada gula,” ujarnya dalam acara Agri Food Summit 2025, Kamis (15/10/2025).

Dalam paparannya, pemerintah mencanangkan swasembada gula konsumsi dapat tercapai pada 2028 dan swasembada gula serta peningkatan produksi bioetanol tercapai pada 2030.

Denaldy mengungkapkan bahwa kebutuhan gula Indonesia diproyeksikan mencapai 8,9 juta ton pada 2030, yang didorong oleh peningkatan jumlah penduduk.

Selama 5 tahun terakhir, Indonesia kekurangan pasokan gula sehingga berdampak pada impor terbesar dengan nilai mencapai Rp47,2 triliun pada 2024.. Adapun, rentang kebutuhan gula konsumsi per tahun sebesar 2,8 juta ton hingga 3,3 juta ton per tahun.

Rata-rata produktivitas tebu PTPN sebesar 65,21 ton per ha dan produktivitas gula sebesar 4,63 ton per herktare lahan.

Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 40/2023, memperbaiki industri gula dan memastikan ketahanan nasional, dengan target peningkatan produktivitas tebu mencapai 93 ton per hektare.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Pertanian bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian memandang bahwa kebutuhan lahan seluas 500.000 hektare merupakan jumlah yang kecil—dibandingkan luas Indonesia.

Dalam praktiknya, realisasi pengadaan lahan memang tidak semudah itu. Perlu mencari kesesuaian lahan yang ideal untuk tanaman tebu. Meski demikian, Sam mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan-lahan yang akan digunakan sebagai pabrik gula.

“Saat ini kami disiapkan lahan yang cukup luas di Papua Selatan, di tempat yang lain juga, di Sulawesi, Sumatra. Itu sudah kami siapkan untuk lahan-lahan parbik gula,” ujar Sam.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menargetkan Indonesia tidak lagi membuka keran impor gula kristal putih atau GKP (white sugar) mulai tahun depan atau 2026.

Amran mengatakan, saat ini pemerintah tengah menggalakkan program penanaman tebu untuk kebutuhan gula konsumsi. Program tersebut, lanjut dia, sudah mulai berjalan di berbagai daerah sentra produksi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi, hingga Sumatra Utara.

Pemerintah juga terus berupaya melakukan peremajaan tanaman tebu melalui bongkar ratoon selama 3 tahun. Dengan adanya peremajaan tanaman tebu, Amran menargetkan Indonesia tak akan mengimpor GKP pada 2026 dan gula kristal mentah atau GKM (raw sugar) pada 2027 mendatang.

“Dan insyaallah white sugar, doakan paling lambat tahun depan sudah tidak impor. Target berikutnya adalah raw sugar [pada 2027], itu berikutnya. Tapi yang terpenting, tahun depan kita target nggak impor white sugar lagi,” tuturnnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani Mengungkap Pemerintah Kebut Hilirisasi Kelapa Demi Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Next Post

Hingga 15 Oktober 2025., BULOG Mencetak Rekor dengan Menyerap 3,13 juta ton Beras

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026 atas Inovasi Edukasi Energi di Taman Jargas Nusantara 2025

23 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Peringati Hari Bumi, Bank Mandiri Rilis Fitur Sertifikat Pengurangan Emisi untuk Nasabah Retail di Livin’ Planet

23 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026

23 April 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat
Berita

Komitmen MIND ID Menerapkan Prinsip Keberlanjutan di Seluruh Wilayah Operasional Tambang

23 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

BP BUMN Bersama Danantara Bakal Mengawal Ketat Trasformasi Telkom Indonesia

23 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci, Pos Indonesia Perkuat Human Capital melalui Sharing Session

23 April 2026
Next Post
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Hingga 15 Oktober 2025., BULOG Mencetak Rekor dengan Menyerap 3,13 juta ton Beras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect

4 hari ago
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

DAHANA Lepas Ekspor Perdana 18.000 Ton Amonium Nitrat ke Australia

1 hari ago
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri

6 hari ago
Jamkrindo Syariah Beri Jaminan Pembiayaan UMKM Alkes di Masa Pandemi

Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Rp1,09 Miliar & Beri Bingkisan Lebaran Untuk Para Santri

7 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026 atas Inovasi Edukasi Energi di Taman Jargas Nusantara 2025

by redaksi
23 April 2026
0

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menorehkan pencapaian internasional dengan meraih Silver Stevie Winner pada ajang Asia Pacific...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Peringati Hari Bumi, Bank Mandiri Rilis Fitur Sertifikat Pengurangan Emisi untuk Nasabah Retail di Livin’ Planet

23 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026

23 April 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

Komitmen MIND ID Menerapkan Prinsip Keberlanjutan di Seluruh Wilayah Operasional Tambang

23 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

BP BUMN Bersama Danantara Bakal Mengawal Ketat Trasformasi Telkom Indonesia

23 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In