• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 10 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementerian BUMN Rencanakan 14 BUMN Bakal Masuk Bursa

by redaksi
29 April 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merencanakan 14 perusahaan di bawah naungannya untuk melepas saham di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan dokumen Kementerian BUMN, ada 14 perusahaan yang masuk ke dalam pipeline rencana initial public offering (IPO).

RelatedPosts

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

Sebelumnya, Kementerian BUMN menyiapkan dua anak usaha BUMN untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Dua anak usaha ini digadang-gadang akan mengeluarkan penawaran umum perdana dengan dana jumbo.

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury menuturkan telah menargetkan penawaran umum perdana atau IPO BUMN dan anak usahanya hingga 14 perusahaan dalam 4 tahun ke depan.

Pada 2021, Kementerian BUMN menargetkan ada dua IPO jumbo yang akan dilaksanakan oleh dua anak usaha BUMN. Kedua anak usaha tersebut yakni anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM),PT Dayamitra Telekomunikasi atau mitratel dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

“Sebelum IPO, PGE dan akan penggabungan dengan geothermal lainnya yang saat ini dimiliki PLN dan juga Geo Dipa. Jadi saat ini untuk geothermal fokus kami melakukan konsolidasi melihat kemungkinan menggabungkan aset-aset geothermal,” jelasnya, Rabu (14/4/2021).

Penggabungan aset-aset geothermal milik tiga BUMN yakni PT Pertamina Geothermal Energy, PT PLN Gas dan Geothermal, dan PT Geo Dipa Energy (Persero) mencakup yang ada di pengelolaan wilayah kerja geothermal sendiri ataupun pembangkit yang terkait geothermal.

Untuk rencana IPO PT Dayamitra Telekomunikasi, unit infrastruktur milik PT Telkom Indonesia direncanakan dapat mengumpulkan dana hingga US$1 miliar atau setara Rp14,6 triliun (kurs Rp14.600 per dolar AS).

Jika hal itu terlaksana, penawaran umum itu bisa menjadi penjualan saham pertama terbesar di Indonesia dalam lebih dari satu dekade.

Dayamitra, yang juga akrab disebut Mitratel, telah meminta proposal tentang penawaran potensial dan dapat segera memilih penasihat, kata orang-orang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi tersebut bersifat pribadi.

Sedangkan untuk IPO perusahaan pembangkit listrik energi terbarukan dikabarkan akan bisa menggalang dana setidaknya mencapai US$500 juta atau setara dengan Rp7,3 triliun.

Lebih lanjut, Pahala menegaskan sebelum melakukan IPO dari perusahaan geothermal tersebut ada rencana terlebih dahulu penggabungan aset ketiga anak usaha sehingga membutuhkan waktu persiapan.

“Kami perlu memastikan kesiapan dari sisi keuangan dan aset-aset. Ini betul-betul jangan sampai IPO hanya untuk IPO saja, kami siapkan ceritanya apa nilai tambah yang bisa diciptakan di pasar modal melakukan permodalan ke depan untuk perkembangan ke depannya,” urainya.

Dia menyebut Indonesia saat ini memiliki potensi sangat besar pengembangan energi geothermal karena memiliki instock capacity yang cukup besar.

Dengan demikian, melalui terlebih dahulu ada penggabungan aset-aset geothermal, perusahaan yang akan IPO tersebut dapat menjadi salah satu pemilik kapasitas geothermal terbesar di dunia.

“Ini nantinya memiliki sebuah cerita, visi dari pemerintah bahwa pengembangan energi ke depan diarahkan sesuai dengan arah dunia, transisi energi ke energi baru dan terbarukan,” urainya.

Sementara itu, Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menjelaskan perseroan tengah mengkaji rencana aksi korporasi pada tahun ini, 2021. Emiten bersandi KAEF ini mengkaji rencana rights issue atau penawaran modal baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

“Rencana korporasi di 2021 adalah kami sedang proses kajian bersama rencana rights issue termasuk unlock value dari subsidiary atau anak usaha [IPO]. Kami memiliki potensi Kimia Farma Ritel, maupun Laboratorium klinik dan klinik kesehatan,” jelasnya, saat Public Expose, Rabu (28/4/2021).

Dia menerangkan setelah kajian terbentuk, perseroan akan menyampaikan hasilnya kepada pemegang saham pengendali yang memegang saham seri A dan seri B yakni PT Bio Farma (Persero).

Saham emiten bersandi KAEF ini dipegang 90,025 persen oleh PT Bio Farma (Persero) sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna yang dialihkan oleh pemerintah dan 9,975 persen dipegang publik.

Adapun, anak usaha yang bergerak di bidang ritel ada PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang 99,99 persen dipegang oleh perseroan cucu usahanya PT Kimia Farma Lab Klinik yang dipegang sahamnya 99 persen oleh KFA.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Hasil Riset BMSI Kuartal I 2021, Pelaku UMKM Semakin Optimis

Next Post

Mengawali Tahun 2021, Subholding Upstream Pertamina Optimis Dapat Mencapai Target

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

10 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

10 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

10 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat di Jawa Timur, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

10 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

10 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Mulai Melakukan Peninjauan Lokasi Langkah Awal Perencanaan Konsep Pembangunan MBR di Cikarang

10 Maret 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Mengawali Tahun 2021, Subholding Upstream Pertamina Optimis Dapat Mencapai Target

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Dukung Penanaman Jagung Nasional Bersama Kapolri dan Wamentan di Sumatera Selatan

23 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Lagi, Dua Kilang Pertamina Raih Sertifikasi Keberlanjutan Internasional untuk Produksi SAF

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

by redaksi
10 Maret 2026
0

PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya,...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

10 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

10 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat di Jawa Timur, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

10 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

10 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In