• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kimia Farma Siapkan Peta Jalan Pengembangan Bahan Baku Obat

by redaksi
1 Agustus 2020
in Berita
0
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah menyiapkan roadmap pengembangan bahan baku obat (BBO) yang berpotensi dapat menekan impor bahan baku hingga 23,8% pada 2024. Pasalnya selama ini Indonesia masih ketergantungan mengimportasi bahan baku obat dari China dan India.

Direktur Utama Kimia Farma, Verdi Budidarmo menjelaskan Kimia Farma telah memiliki roadmap yang fokus pada pengembangan beberapa produk antara lain produk farmasi, bahan baku obat, kosmetik, dan alat kesehatan tertentu.

RelatedPosts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Adapun untuk pengembangan BBO, sejak 2016 Kimia Farma membuat perusahaan patungan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP), gabungan antara PT Kimia Farma  dengan PT Sungwun Pharmacopia Indonesia sebagai perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co Ltd dari Korea Selatan.  Perusahaan ini menjalankan pabrik bahan baku obat.

“KAEF menginisiasi produksi BBO dalam negeri dalam rangka mendukung program pemerintah menurunkan impor BBO. Adapun upaya ini potensi penurunan impor BBO hingga 23,8% di 2024,” jelasnya dalam paparan publik virtual, Rabu (29/7).

Verdi menyatakan hal ini tentu dapat dicapai apabila BBO dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku industri farmasi dalam negeri yang kurang lebih ada 250 produsen farmasi.

Di tahap awal atau di 2020 Verdi menyatakan Kimia Farma menargetkan dapat menurunkan ketergantungan impor bahan baku obat sebesar 2,72% yang ditunjang dengan peluncuran dan penjualan 4 produk yakni Simvastatin, Atorvastatin, Clopidogrel,dan Entecavir.

Selain 4 produk tersebut, Verdi bilang Kimia Farma juga sudah bekerjasama dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) selaku subholding refinery and petrochemical dari PT Pertamina (Persero)  untuk mengoptimalkan potensi nilai tambah dari pengolahan produk turunan petrokimia menjadi bahan baku farmasi, seperti paracetamol.

Direktur Produksi dan Supply Chain, Andi Prazos menyatakan produk Simvastatin KAEF saat ini sudah mengandung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga kurang lebih 50%.  “Namun untuk keseluruhan produk KAEF, TKDN masih dihitung. Yang pasti targetnya di tahun ini bisa menurunkan 2,7% ketergantungan impor BBO,” jelasnya.

Selain mengatur rencana jangka panjang, KAEF juga telah menyiapkan sejumlah startegi di sepanjang 2020. Di antaranya adalah penguatan rantai bisnis di Kimia Farma Grup, melakukan transformasi di marketing, serta menjalin aliansi strategis untuk melengkapi portofolio bisnis helathcare.

Untuk memuluskan rencana pengembangan bisnisnya, Kimia Farma telah menganggarkan belanja modal di sepanjang tahun ini.

Direktur Keuangan Kimia Farma, Pardiman menjelaskan belanja modal yang dialokasikan untuk tahun ini senilai Rp 547 miliar dan sudah terserap 54% hingga Juni 2020.

“Capex akan digunakan untuk pengembangan apotek, klinik, laboratorium klinik, pengembangan fasilitas bahan baku obat (BBO) dan pengembangan fasilitas produksi yang merupakan mandatory regulator farmasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, di 2020 KAEF menargetkan launching produk baru 72 SKU yang terdiri dari 33 produk kategori farma dan 39 produk kategori non-farma.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Nasabah Jiwasraya Belum Diajak Bahas Restrukturisasi Polis

Next Post

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Related Posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

14 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Next Post
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Harga Emas Makin Mahal, Pegadaian Bidik Peluang Naikkan Pinjaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Adhi Karya Mencatatkan Realisasi Pendapatan sebesar Rp9,66 Triliun Sepanjang 2025

6 hari ago
Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

Destinasi Candi Borobudur Dipadati Ribuan WIsatawan saat Libur Lebaran 2026

4 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

ANTAM Raih PROPER Hijau, Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

4 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Dirut BULOG Panen Raya di Jawa Timur, Optimistis Mendukung Capaian Target 4 Juta Ton Setara Beras Tahun 2026

6 hari ago
Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

by redaksi
14 April 2026
0

Tren perjalanan dunia kini beralih ke destinasi yang menawarkan keaslian alam dan pengalaman yang mendalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Time...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In