• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Langkah OJK dan Bank Indonesia Dukung Literasi Keuangan Bagi Kaum Perempuan dan UMKM

by redaksi
27 Agustus 2021
in Berita
0
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi memberikan dampak hingga ke multidimensi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan jika mengukur dari indeks pembangunan manusia, pandemi berdampak pada sisi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

“Khususnya dari segi perempuan. Dalam skala global, ada survei yang mengatakan bahwa jika pandemi ini tidak dimitigasi dengan baik, bisa meluluhlantakkan perjuangan untuk mengatasi kesetaraan gender selama 25 tahun,” ujar Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kristrianti Puji Rahayu pada paparan virtual, Kamis (26/8).

RelatedPosts

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

Dari sisi ekonomi, Puji menyatakan bahwa perempuan memegang peranan penting tetapi juga sangat tertentang terhadap pandemi Covid-19.

“Kalau dari UMKM, bisa dikatakan bahwa pendapatan mereka juga turun tajam. Survei secara global turun 41%, sementara di Indonesia sekitar 82%. Namun semua hal ini tidak memberikan pesimisme, karena Indonesia juga sudah menunjukkan menuju ke arah yang lebih baik,” ungkap Puji.

Di kesempatan yang sama, Direktur Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (BI), Bandoe Widiarto mengatakan, UMKM memiliki peran ekonomi yang strategis di Indonesia dengan jumlahnya yang banyak dan penyerapan tenaganya juga besar.

“Namun, kita juga melihat bahwa dari sisi UMKM itu ada tantangan. Misalnya dari sisi akses, dari Juli 2021 portofolio kredit UMKM terhadap outstanding kredit itu masih 20,5% dan UMKM juga masih perlu didorong oleh digitalisasi, terutama di era pandemi saat ini,” kata Bandoe.

Bandoe bilang, data terbaru BI mencatatkan sekitar 19% UMKM yang sudah masuk ke ranah digital, dan yang sudah masuk ke e-commerce juga masih perlu didorong ada sebesar 13%.

“Di sinilah pentingnya literasi keuangan, sementara inklusi keuangan kita sudah di angka 76%. Dari data ini, literasi keuangan menjadi sangat penting,” tambahnya.

Dia bilang bahwa dampak pandemi juga terlihat pada UMKM binaan BI. “Tetapi dari UMKM itu pun ternyata juga masih ada yang bisa survive, di antaranya sekitar 12% yang bisa survive. Bahkan hampir 28% yang masih bisa meningkatkan usahanya,” ujar Bandoe.

Menurut Bandoe, salah satu strategi yang ditempuh UMKM untuk tetap bertahan salah satunya adalah dengan menerapkan penjualan online, menambah produksi, dan lainnya. Artinya, tidak semua UMKM terpuruk, melainkan masih ada yang bisa berhasil meningkatkan upayanya.

Dari data BI juga menunjukkan bahwa transaksi e-commerce dan penggunaan uang elektronik meningkat, serta transaksi digital banking juga tumbuh positif. Kemudian, area yang akan BI dorong dalam rangka meningkatkan pembiayaan UMKM terdiri dari empat area yang terkait dengan peningkatan digitalisasi dari sisi produksi.

“Dari sektor pertanian kita juga tingkatkan, baik dari sisi hulu maupun hilir. Selanjutnya ada digitalisasi e-commerce terkait masuk ke promosi perdagangan untuk meningkatkan pemasarannya. Kemudian, terkait dengan permodalan yaitu ada e-finance. Ini terkait dengan BI mendorong supaya UMKM selain bisa mengajukan proposal kredit kepada perbankan, juga bisa melalui fintech yang legal dan sumber pembiayaan lainnya,” ujar dia.

Dalam hal ini, BI tidak memberikan pembiayaan, melainkan lebih ke arah pendampingan dan fasilitasi untuk menghubungkan UMKM binaan dan mitra kepada sumber-sumber pembiayaan yang legal.

Salah satu inisiatif BI adalah dengan mengaplikasikan SI APIK, selain itu juga mendorong e-payment dengan QRIS yang sebagai sarana dalam rangka mendorong agar perbankan bisa melihat kemampuan dari UMKM dalam memberikan kredit.

“SI APIK adalah aplikasi yang didesain BI untuk mengurangi asimetris antara UMKM dengan lembaga keuangan. Bank selalu membutuhkan laporan dari UMKM, sementara UMKM masih kesulitan dalam membuat laporan. Dalam aplikasi SI APIK, BI mendorong UMKM melalui pendampingan supaya UMKM dapat membuat laporan yang sederhana,” ujar Bandoe.

Laporan itu bisa menjadi salah satu sumber bagi bank mengenai kelayakan dari UMKM. Hal ini menjadi upaya BI untuk meningkatkan akses pembiayaan UMKM yang masih berkisar di angka 20%.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

BUMN Pangan Bakal Jadi Operator Badan Pangan Nasional

Next Post

Sinergi RNI Bersama Kementerian Pertanian Kembangkan Cadangan Komoditas Hortikultura

Related Posts

Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

3 Mei 2026
Next Post
Direksi Rajawali Nusindo Terkini

Sinergi RNI Bersama Kementerian Pertanian Kembangkan Cadangan Komoditas Hortikultura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

2 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto Lantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, dan Kepala Badan Karantina Indonesia

6 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menaker Tekankan Kesehatan Mental Jadi Bagian Penting dalam SMK3

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Program BRI Debit FC Barcelona, BRI Berhasil Mengumpulkan Tabungan Senilai Rp1,29 triliun dari 10.781 nasabah

4 hari ago
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

by redaksi
3 Mei 2026
0

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere digelar di Kompleks Pertamina Maumere, Kecamatan Kangae, Kab. Sikka, Provinsi Nusa Tenggara...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In