• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Lebih dari 10.000 Menara yang Mitratel Beli dari Telkomsel Dinilai Miliki Daya Tarik Tinggi

by redaksi
13 Januari 2022
in Anak Perusahaan, Berita
0
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (Mitratel) meyakini menara-menara yang dimiliki perseroan di luar Pulau Jawa memiliki daya tarik tinggi.

Lebih dari 10.000 menara yang Mitratel beli dari Telkomsel, dinilai akan menjadi rebutan tiga perusahaan seluler terbesar di Tanah Air. Umur menara menjadi tantangan.

RelatedPosts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Chief Business Officer Mitratel Noorhayati Candrasuci mengatakan salah satu yang unik dari Mitratel adalah kepemilikan 58 persen menara yang berada di luar Pulau Jawa.

Mitratel memiliki 10.000 menara bekas Telkomsel, yang siap disewakan kepada operator seluler lain. Dia mengatakan tingkat minat terhadap menara-menara tersebut cukup tinggi.

“Tiga pemain besar operator seluler akan mengikuti market leader [Telkomsel]” kata Noorhayati di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Dengan menara-menara yang telah dibangun, kata dia, operator telekomunikasi dapat memperluas cakupan layanan dengan lebih cepat karena tidak perlu lagi membangun menara dari awal.

Mitratel, lanjutnya, telah melakukan pembicaraan dengan operator telekomunikasi. Para penyelenggara telekomunikasi mengonfirmasi akan melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa ke depannya, khususnya ke Jawa dan Sulawesi.

Noorhayati mengeklaim para pemain telekomunikasi memiliki minat yang tinggi terhadap menara-menara yang sebelumnya ‘non shareable’ menjadi ‘shareable’ atau dapat dibagi bersama.

“Itu menjadi keunggulan bagi Mitratel,” kata Noorhayati.

Sekadar informasi Mitratel telah mengelola sebanyak 28.076 menara saat ini. Sebanyak 16.150 menara atau 57 persen tersebar di luar Pulau Jawa. Kemudian di Pulau Jawa jumlah menara yang dikelola mencapai 11.929 menara.

Secara jumlah, menara yang dikelola Mitratel tumbuh 72,9 persen pada kuartal III/2021 dibandingkan dengan kuartal III/2020. Penambahan jumlah menara, turut mendorong pertumbuhan jumlah penyewa menara di Mitratel.

Diketahui pada kuartal III/2021 tercatat sebanyak 42.137 tenant, tumbuh 64,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian tingginya jumlah menara yang dimiliki membuat tenancy ratio atau rasio jumlah penyewa menara di Mitratel menjadi kecil yaitu 1,5x.

Dalam rapat dengar pendapat di DPR pada November 2021, Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan dalam 5 tahun ke depan Mitratel atau pada 2026 Mitratel akan meningkatkan tenancy ratio menjadi 1,95x, seiring dengan ekspansi jaringan yang dilakukan operator.

Peluang dan Tantangan

Target Mitratel meningkatkan rasio jumlah penyewa menara cukup masuk akal, mengingat operator seluler terus didorong oleh regulator untuk membangun jaringan di luar Pulau Jawa.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengharuskan PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo Hutchison) untuk memperluas layanan dan menambah site baru, setelah perusahaan gabungan tersebut resmi beroperasi di Tanah Air.

Merujuk pada Keputusan Menkominfo No.7/2022, setelah merger dan akuisisi Indosat Ooredoo Hutchison wajib memenuhi dua komitmen, yaitu menambah jumlah site baru dan memperluas wilayah layanan.

“Paling sedikit terdapat 11.400 site baru sampai dengan 2025, sehingga secara total jumlah site PT Indosat Tbk paling sedikit berjumlah 52.885 site pada 2025,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny.

Layanan Indosat Ooredoo Hutchison juga harus menambah jangkauan layanan paling sedikit sebanyak 7.660 desa dan kelurahan baru sampai dengan 2025. Sehingga secara total cakupan wilayah yang terlayani berjumlah 59.538 desa dan kelurahan pada 2025.

Mengenai hal tersebut, President Director Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan dengan kekuatan bersama, perusahaan gabungan akan memenuhi persyaratan yang diberikan pemerintah.

“Kita akan mendukung visi pemerintah,” kata Vikram.

Sementara itu, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) akan terus melakukan pembangunan di luar jawa pada tahun ini. Strategi tersebut sudah dijalani sejak beberapa tahu terakhir.

Dengan komitmen dua perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia itu, Mitratel memiliki peluang untuk menambah jumlah penyewa sehingga rasio bertambah, selama memberikan nilai tambah yang menarik.

Adapun mengenai tantangan menarik operator untuk menyewa menara Mitratel adalah inovasi dan kualitas layanan kepada calon penyewa.

Mitratel bukanlah satu-satunya perusahaan menara. Pemain menara lain cenderung melakukan build to suit (B2S) untuk memberikan layanan prima kepada para pelanggan.

Build to suit adalah konsep pengembangan menara, di mana pengembang membangun menara sesuai dengan kebutuhan dan standarisasi perusahaan penyewa.

Konsep ini berbeda dengan yang dimiliki Mitratel, di mana Mitratel telah memiliki menara terlebih dahulu, kemudian baru disewakan.

Selain persaingan dan strategi bisnis, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan usia menara yang sudah uzur menjadi salah satu tantangan dalam menyewakan menara.

“Bahkan sudah di atas 15 tahun, sehingga bukan hanya perkuatan tapi perlu dibongkar dan diganti yang baru,” kata Heru.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Ungkap Skema Perbaikan Pasokan Batubara ke Depannya

Next Post

Kemenkeu Nilai Varian Omicron Jadi Sumber Ketidakpastian Baru Bagi Pemulihan Ekonomi di 2022

Related Posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

14 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kemenkeu Nilai Varian Omicron Jadi Sumber Ketidakpastian Baru Bagi Pemulihan Ekonomi di 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Pastikan Pembenahan BUMN Dilakukan Secara Menyeluruh Agar Kembali Fokus pada Kompetensi Inti

5 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Memperkuat Rantai Pasok Logistik Haji 2026

5 hari ago
Berita Singkat Mudik Bersama BUMN : BP BUMN, ASDP, PAL Indonesia, Pelindo, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, PLN, Jasa Raharja, Pegadaian, Sucofindo, KIM, IndonesiaRe, Sucofindo, Palma Nusantara, KBI, NIndya Karya, PTPP, Peruri,  Brantas Abipraya, Adhi, IDfood, PPA

PTPP Meraih Kontrak Baru Senilai Rp3,87 triliun per Februari 2026

5 hari ago
Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

by redaksi
14 April 2026
0

Tren perjalanan dunia kini beralih ke destinasi yang menawarkan keaslian alam dan pengalaman yang mendalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Time...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In