• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Obligasi 13 BUMN yang Jatuh Tempo Tahun Ini

by redaksi
6 Mei 2020
in Berita, Korporasi
0
Kementerian BUMN Matangkan Pembentukan Holding BUMN Manufaktur
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gagal bayar salah satu perusahaan BUMN atas surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) seakan memunculkan satu pertanyaan di tengah pandemi Covid-19: sanggupkah perusahaan pelat merah melunasi kewajiban jatuh tempo tahun ini saat ekonomi tengah jatuh?

Gagal bayar Perum Perumnas atas MTN I Perum Perumnas Tahun 2017 Seri A yang seharusnya jatuh tempo pada 28 April 2020 senilai Rp 200 miliar menjadi pelajaran yang harus diwaspadai oleh korporasi, termasuk BUMN. Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 menyebabkan operasional bisnis dan kinerja banyak perusahaan pada awal tahun 2020 melambat.

RelatedPosts

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

Lantas berapa besar utang jatuh tempo perusahaan BUMN saat ini?

Mengacu data pencatatan efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah utang jatuh tempo perusahaan BUMN mencapai Rp 30,35 triliun dari 13 perusahaan BUMN. Jumlah ini di luar perhitungan MTN, promisory notes, dan juga sukuk (obligasi syariah) korporasi yang juga dicatatkan di KSEI.

Dari jumlah itu, obligasi jatuh tempo terbanyak dicatatkan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI senilai Rp 5,796 triliun, disusul PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Rp 5,372 triliun dan PT Pupuk Indonesia (Persero) senilai Rp 4,086 triliun.

Data tersebut diolah CNBC Indonesia terhitung Selasa (5/5/2020). Berikut daftar lengkap berdasarkan periode jatuh tempo terdekat.

Obligasi Jatuh Tempo Mei-Desember 2020 BUMN

No BUMN Nama Obligasi Jatuh Tempo Nilai (Rp Miliar)
1 Bank BRI OBL BKLJT I BANK BRI TAHAP I TAHUN 2015 SERI C

 

3 Juli 2020 1.420
OBL BKLJT II BANK BRI TAHAP III TAHUN 2017 SERI A 24 Ags 2020 980,50
OBLIGASI BERKELANJUTAN III BANK BRI TAHAP I TAHUN 2019 SERI A 17 Nov 2020 737,85
2 Bank BTN OBL BKLJT II BANK BTN TAHAP I TAHUN 2015 SERI B 8 Juli 2020 500
OBL BKLJT III BANK BTN TAHAP I TAHUN 2017 SERI A 13 Juli 2020 1.466
OBLIGASI BERKELANJUTAN III BANK BTN TAHAP II TAHUN 2019 SERI A 8 Juli 2020 1.756
OBLIGASI XIV BANK BTN TAHUN 2010 11 Juni 2020 1.650
3 Bank Mandiri OBL BKLJT I BANK MANDIRI THP II TAHUN 2017 SERI D

 

15 Juni 2020 1.000
4 Jasa Marga MARGA XIV SERI JM-10 TAHUN 2010

 

12 Okt 2020 1.000
5 Pupuk Indonesia OBL BKLJT I PUPUK INDONESIA THP I TH 2017 SERI A 12 Juli 2020 1.484,50
OBL BKLJT I PUPUK INDONESIA THP II TH 2017 SERI A 9 Nov 2020 2.601,50
6 PNM OBL BERKELANJUTAN II PNM TAHAP I TAHUN 2017 SERI A 12 Juli 2020 750
6 Pegadaian OBL BKLJT II PEGADAIAN TAHAP III TAHUN 2015 SERI C

 

7 Mei 2020 1.200
OBL BKLJT II PEGADAIAN TAHAP I TAHUN 2013 SERI D

 

9 Juli 2020 601
OBLIGASI BKLJT III PEGADAIAN THP I TAHUN 17 SERI B

 

3 Okt 2020 500
7 PLN OBL BKLJT I PLN TAHAP I TAHUN 2013 SERI A 5 Juli 2020 182
8 Hutama Karya OBLIGASI I HUTAMA KARYA TAHUN 2013 SERI C 28 Juni 2020 325
9 SMF OBLIGASI BKLJT IV SMF TAHAP I TAHUN 2017 SERI B 20 Juni 2020 303,50
OBLIGASI BKLJT IV SMF TAHAP II TAHUN 2017 SERI B 13 Okt 2020 673
OBLIGASI BERKELANJUTAN V SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL TAHAP I TAHUN 2019 SERI A 14 Juli 2020 428
10 SMI OBL BKLJT I SARANA MULTI INFRA. THP II TH2017 SR B 15 Nov 2020 4.455
OBLIGASI BERKELANJUTAN II SARANA MULTI INFRASTRUKTUR TAHAP I TAHUN 2019 SERI A 5 Juli 2020 224
OBLIGASI BERKELANJUTAN II SARANA MULTI INFRASTRUKTUR TAHAP II TAHUN 2019 SERI A 8 Sept 2020 463
OBLIGASI BERKELANJUTAN II SARANA MULTI INFRASTRUKTUR TAHAP III TAHUN 2019 SERI A 10 Nov 2020 654,50
11 Timah OBLIGASI BKLJT I TIMAH TAHAP I TAHUN 2017 SERI A 28 Sept 2020 480
12 Telkom OBLIGASI II TELKOM TAHUN 2010 SERI B

 

6 Juli 2020 1.995
13 Waskita Karya OBL BKLJT I WASKITA KARYA TAHAP II TH 2015 SERI B 16 Okt 2020 1.150
OBL BKLJT III WASKITA KARYA THP I TH 2017 SERI A 6 Okt 2020 1.369
TOTAL     30.349,35

Sumber: KSEI

Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Salyadi Saputra mengakui ada risiko gagal bayar baik obligasi maupun MTN emiten akibat pandemi covid-19.

Dalam situasi seperti sekarang ini, perusahaan masih memungkinkan untuk membayar bunga tetapi kesulitan untuk membayar pokok obligasi yang jatuh tempo.

Dengan demikian, untuk mengatasi kondisi ini maka diperlukan relaksasi dari sisi investor melalui restrukturisasi dalam bentuk penundaan pembayaran pokok, namun hal ini tentunya akan berdampak pada turunnya rating utang perusahaan yang akan dinyatakan default.

“Saya rasa dalam kondisi sekarang agak sulit [pemberian stimulus], kondisi sekarang rating tidak mudah dapat rating bagus, dari investor akan lebih hati-hati, selektif sekali melakukan investasi surat utang, apalagi MTN yang memang regualsinya tidak seketat obligasi. Yang penting jangan samai terjadi default besar-besaran baik MTN maupun obligasi,” kata Salyadi

Sebelumnya, Head of Research PT Samuel Sekuritas Suria Dharma juga mengatakan risiko gagal bayar juga berlaku untuk obligasi korporasi, tidak hanya MTN.

Semakin pandemi ini kian berlarut, maka risiko default semakin tinggi. Karena itu dia menilai kondisi kinerja keuangan pada kuartal kedua akan menjadi ujian berat bagi perusahaan.

“Risiko itu semakin tinggi kalau efek Covid-19 masih belum selesai,” tutur Suria.

Sumber CNBC Indonesia, edit koranbumn

Previous Post

Likuiditas Memadai, PLN Bayar Sesuai Kewajiban yang Sudah Jatuh Tempo

Next Post

BRI Berikan Pinjaman Jumlah Besar kepada Garuda Indonesia

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora di Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani Memastikan 13 Proyek Hilirisasi Fase II senilai Rp116 Triliun Jadi Langkah Awal Percepatan Transformasi Ekonomi Berbasis Nilai Tambah di Dalam Negeri

2 Mei 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Berikan Pinjaman Jumlah Besar kepada Garuda Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

5 hari ago
Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri Terkini

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Optimalkan SDA Indonesia, Danantara Indonesia Melibatkan BUMN Berbagai Sektor Menggarap 13 proyek Hilirisasi senilai Rp116 triliun

16 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

by redaksi
2 Mei 2026
0

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan tidak sembarangan dalam mengucurkan investasi. Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Indonesia, Muliaman Hadad,...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora di Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In