• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pertamina EP Terapkan EOR Injeksi Polymer di Field Tanjung

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Kerja Sama antara Pertamina International Shipping dan PGN Siapkan Ekosistem Maritim Rendah Karbon

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tanjung Field resmi menerapkan metode perolehan minyak tahap lanjut (Enhanced Oil Recovery / EOR) dengan metode polymer flooding di Tanjung Field, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
EOR adalah metode perolehan minyak tahap lanjut dengan cara menambahkan energi berupa material atau fluida khusus yang tidak terdapat dalam reservoir minyak. Umumnya, EOR diterapkan pada lapangan yang telah cukup lama diproduksikan (mature field) dengan tujuan mengambil minyak tersisa yang tidak dapat diproduksikan dengan metode perolehan primer dan sekunder (water flooding). Beberapa teknik EOR yang banyak dikenal hingga saat ini adalah injeksi uap panas (steam flooding), injeksi kimia (chemical flooding), dan injeksi gas (gas flooding).
“Proven resources dengan tingkat kesulitan eksplorasi terendah praktis kini telah habis dieksploitasi dan menyisakan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Karena itu, diperlukan teknologi yang lebih canggih. Salah satunya dengan EOR yang dapat meningkatkan jumlah minyak diekstrak dari ladang minyak mencapai 30-60%, dibandingkan 20-40% dengan menggunakan primary dan secondary recovery,” ujar Nanang Abdul Manaf, President Director Pertamina EP saat peresmian Tanjung Polymer Field Trial di Lapangan Tanjung, Tabalong, Kamis (20/12/2018).
“Kita kekurangan produksi, bukan kekurangan minyak. Minyaknya ada, tapi kita butuh teknologi untuk mengangkat minyak, salah satunya dengan EOR,” terang Jafee Arizon Suhardin, Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) yang juga turut hadir dalam acara peresmian ini.
Menurut Jaffe, dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat terutama di bidang perminyakan, diketemukan salah satu metode untuk membantu meningkatkan produksi minyak.
“Pengangkatan primer menggunakan tekanan alamiah dari reservoar, sementara pengangkatan sekunder, menggunakan cara injeksi (air atau gas) sebagai upaya mempertahankan tekanan reservoar yang turun secara alamiah,” katanya.
Juga hadir dalam peresmian tersebut antara lain, Vice President Development and Project Pertamina Dwi Mandiri, Vice President Enhanced Oil Recovery PEP Andi Bachtiar, General Manager PEP Asset 5 Irwan Zuhri, Field Manager Tanjung Field Mohammad Firdaus Sabaruddin, dan unsur Forkompimda Kabupaten Tabalong.
Nanang menambahkan, pemilihan metode injeksi polymer di Tanjung Field didasarkan pada kriteria-kriteria tertentu dengan mempertimbangkan temperatur reservoar, fluida reservoar dan kondisi geologi. Polymer merupakan salah satu teknik EOR yang sudah terbukti dapat meningkatkan perolehan minyak dan telah banyak digunakan di lebih dari 50 lapangan di dunia.
“Desain pilot injeksi dibuat dengan kebutuhan polymer sebanyak 70 ton, volume larutan polymer yang diinjeksikan adalah 200 ribu barrel dengan konsentrasi 2000 ppm dan laju injeksi sebesar 1.000 barrel per hari,” ujar Nanang.
Sejak 2016, Pertamina EP telah melakukan studi laboratorium dengan bantuan pakar-pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Uji laboratorium bertujuan untuk mendapatkan polymer yang tepat dan efisien untuk digunakan di Tanjung Field.
Tanjung Field yang terletak di Kabupaten Tabalong Propinsi Kalimantan Selatan masuk dalam wilayah kerja Pertamina EP Asset 5. Untuk realisasi hingga pertengahan Desember 2018, produksi minyak di Tanjung Field mencapai 3.254 BOPD dan realisasi gas mencapai 1.098,99 MMSCFD. Sedangkan untuk Pertamina EP Asset 5 secara keseluruhan, produksi minyak berada di kisaran 18.252 BOPD dan produksi gas di kisaran 15,81 MMSCFD.
Sumber PERTAMINA / edit koranbumn.com

Previous Post

Sinergi Semen Baturaja dengan Telkom Kembangkan Digitalisasi Bisnis

Next Post

Pemerintah Menggagas Pembentukan Bank BUMN Syariah

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Kerja Sama antara Pertamina International Shipping dan PGN Siapkan Ekosistem Maritim Rendah Karbon

17 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

17 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

17 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Pos Indonesia Dorong Sistem Logistik Terpadu dalam Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI

17 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

Bank Syariah Nasional Mencatatkan Total Aset Mencapai Rp76 triliun pada Kuartal I 2026

17 April 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020
Berita

Tingkatkan Produktivitas, Pusri Palembang Edukasi Petani Terkait Pemupukan Berimbang

17 April 2026
Next Post

Pemerintah Menggagas Pembentukan Bank BUMN Syariah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Damri Luncurkan Bus Low Deck

Kelola Mobilitas 2,8 Juta Pelanggan, DAMRI Jaga Layanan Tetap Stabil di Tengah Dinamika Lebaran

6 hari ago
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

ID FOOD Sukses Merealisasikan Pengiriman Ekspor Perdana Bunga Pala ke India

5 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Kereta Api Semakin Memikat, KAI Group Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026

7 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Kerja Sama antara Pertamina International Shipping dan PGN Siapkan Ekosistem Maritim Rendah Karbon

by redaksi
17 April 2026
0

- Langkah besar menuju masa depan energi yang rendah emisi kembali digagas dan dibuktikan oleh Pertamina Group. Kali ini melalui...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Bangun Kesadaran Keamanan Digital, 420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom

17 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Melalui IFG Corporate University, IFG Bangun Pemimpin Strategis untuk Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

17 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Dorong Sistem Logistik Terpadu dalam Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI

17 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Bank Syariah Nasional Mencatatkan Total Aset Mencapai Rp76 triliun pada Kuartal I 2026

17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In