• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 10 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pesawat N219 Buatan PTDI bersama LAPAN Mulai Diproduksi Massal Akhir Tahun 2019

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Peringati Nuzulul Quran 1447 H, PINDAD Serahkan Bantuan Wakaf & Santunan

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

Perhutani Gelar Semarak Ramadan 1447 H, Ratusan Warga Jati Padang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Pesawat N219 yang dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (Persero) bersama LAPAN masih melakukan serangkaian uji terbang. Pesawat yang diberi nama Nurtanio oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan uji terbang sebelum mendapatkan sertifikat (certification flight test).
Perlu diketahui, sertifikasi adalah proses verifikasi untuk memastikan pesawat aman untuk digunakan masyarakat. Untuk mendapatkan sertifikasi tidak hanya dengan menerbangkan pesawatnya 300 jam saja, tapi juga melakukan development flight test untuk mengetahui apakah performa pesawat sesuai rancangannya.
Kemudian certification flight test sebagai verifikasi akhir dari otoritas dalam hal ini Kementerian Perhubungan terhadap keamanan pesawat.
Pesawat ini juga rencananya diproduksi massal akhir tahun ini setelah mendapatkan sertifikat. Produksi dilakukan bertahap oleh PTDI.
Berikut selengkapnya yang dirangkum detikFinance, Kamis (17/1/2019).
Pesawat N219 Diproduksi Massal
Pesawat N219 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI bersama LAPAN mulai diproduksi massal akhir tahun ini. Produksi massal dilakukan setelah N219 mendapatkan sertifkat pasca melakukan uji terbang hingga 300 jam dan uji ketahanan.
Direktur Produksi PTDI Arie Wibowo mengatakan bahwa proses uji terbang selesai pada kuartal III-2019 dan dilanjutkan produksi.
“Iya (akhir tahun ini),” kata Arie kepada detikFinance, Rabu (16/1/2019).
Produksi pesawat N219, lanjut Arie, dilakukan sebanyak 2 hingga 4 unit di tahap awal. Proses produksi memakan waktu hingga 16 bulan.
“Sekitar 12-16 bulan,” ujar Arie.
Arie menambahkan untuk produksi selanjutnya ditargetkan bisa mencapai 12 pesawat N219 dalam satu tahun. Kemudian, produksi ditargetkan menjadi 100 unit.
“Kita akan coba bisa produksi sampai 100 unit sesuai prediksi pemasaran kita saat ini untuk domestik segmen,” tutur Arie.
Masih Uji Terbang
Pesawat N219 masih melakukan rangkaian uji terbang. Saat ini uji terbang yang dilakukan masih di bawah 100 jam terbang.
“Sekarang kita sedang lanjut development flight testing untuk persiapan certification flight test,” kata Direktur Produksi, PT Dirgantara Indonesia, Arie Wibowo kepada detikFinance, Rabu (16/1/2019).
Uji terbang pesawat N219 saat ini masih di bawah 100 jam. Uji terbang pesawat buatan Bandung tersebut harus mencapai 300 jam untuk mendapatkan sertifikat.
“Kita masih di bawah 100 jam terbang,” ujar Arie.
Ia menambahkan saat ini PTDI sudah memiliki dua prototipe pesawat N219. Dengan adanya dua pesawat tersebut maka proses uji terbang bisa dilakukan lebih cepat untuk mencapai target 300 jam.
“Kita sudah mempunyai 2 flying prototypes sehingga memungkinkan untuk meraih flight hours lebih cepat,” kata Arie.
Selain melakukan uji terbang, PTDI juga melakukan uji statis (static test) dan rangkaian lainnya pada pesawat N219.
“Di samping flight testing kita juga melakukan static test, uji kekuatan dan fatique test, uji ketahanan,” ujar Arie.
Pesawat N219 Butuh 200 Jam Terbang Lagi untuk Produksi Massal
Sebelum bisa diproduksi massal, pesawat N219 harus melakukan uji terbang hingga 300 jam. Saat ini pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat masih harus mengejar target tersebut.
Direktur Produksi PTDI Arie Wibowo mengatakan bahwa saat ini uji terbang pesawat N219 masih kurang dari 100 jam. Artinya, masih ada 200 jam uji terbang yang harus dilakukan untuk mendapatkan sertifikat (certification flight test).
“Kita masih di bawah 100 jam terbang,” ujar Arie kepada detikFinance, Rabu (16/1/2019).
Sertifikat tersebut dibutuhkan agar pesawat N219 bisa diproduksi massal. Saat ini, pesanan untuk N219 sudah membanjiri PTDI untuk kebutuhan domestik.
Arie memperkirakan pesawat N219 bisa mendapatkan sertifikat pada kuartal III-2019. Selanjutnya, pesawat N219 bisa diproduksi.
“Di kuartal III tahun ini kita jadwalkan,” kata Arie.
Selanjutnya, Arie menjelaskan bahwa perseroan memproduksi N219 secara terbatas dan bertahap.
“Iya seperti itu secara normatifnya namun kita akan mencoba untuk memulai dengan jumlah yang terbatas memulai proses serialisasi,” ujar Arie.
Sumber Detik / PTDI edit koranbumn

Previous Post

Presiden Joko Widodo Meninjau Langsung Kelompok Ibu Mekaar Binaan PNM wilayah Garut

Next Post

Literasi Waskita Prescat : Kekuatan Beton

Related Posts

PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Peringati Nuzulul Quran 1447 H, PINDAD Serahkan Bantuan Wakaf & Santunan

10 Maret 2026
CSR BUMN Peduli Covid-19 : PTPN VII, Pupuk Kujang, Pos Indonesia, IPC
Berita

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

10 Maret 2026
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng
Berita

Perhutani Gelar Semarak Ramadan 1447 H, Ratusan Warga Jati Padang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

10 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

10 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

10 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

10 Maret 2026
Next Post

Literasi Waskita Prescat : Kekuatan Beton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Pelni Memproyeksikan 641.025 penumpang akan Menggunakan Layanan Kapal Laut pada Periode Lebaran 2026

2 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Bukukan Laba Rp57,13 triliun, BRI Mempertimbankan Menaikkan Dividen 2025

2 hari ago
Redaksi & Manajemen KORANBUMN.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi Persero Batam Ke-47

Persero Batam dan Telkomsel Buka Program Mudik Gratis 2026

7 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

5 hari ago
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Peringati Nuzulul Quran 1447 H, PINDAD Serahkan Bantuan Wakaf & Santunan

by redaksi
10 Maret 2026
0

PT Pindad melaksanakan kegiatan memperingati Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H pada Jumat, 6 Maret 2026 di...

Read more
CSR BUMN Peduli Covid-19 : PTPN VII, Pupuk Kujang, Pos Indonesia, IPC

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

10 Maret 2026
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng

Perhutani Gelar Semarak Ramadan 1447 H, Ratusan Warga Jati Padang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

10 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

10 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Inilah Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

10 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In