• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 20 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Semester I 2022, Utang Garuda Indonesia Menekan Utang Usaha Sebesar 75 Persen

by redaksi
8 Oktober 2022
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Maskapai penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) tercatat menekan utang usaha sebesar 75 persen di paruh pertama tahun ini.

Manajemen Garuda Indonesia menyebutkan, pada 30 Juni 2022 utang usaha bagian jangka panjang grup merupakan utang kepada berbagai BUMN yang direstrukturisasi menjadi 22 tahun dengan tingkat bunga 0,1 persen per tahun yang dibayar setiap enam bulan.

RelatedPosts

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

“Restrukturisasi tersebut berdasarkan keputusan homologasi tertanggal 27 Juni 2022,” tulis manajemen GIAA dalam laporan keuangan, Jumat (7/10/2022).

Mengutip laporan keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan telah diaudit, utang usaha GIAA tercatat turun drastis menjadi US$689,59 juta pada semester I/2022 dari sebelumnya senilai US$1,20 miliar.

Komposisi utang GIAA berdasarkan tipe pemasok antaralain utang bandara, pemeliharaan dan perbaikan senilai US$45,86 juta, jasa boga US$27,37 juta, biaya umum dan administrasi US$16,08 juta, penalti US$5,38 juta, biaya terminasi US$27.780, biaya lain-lain US$885.159, dan utang non-jasa penerbangan US$157,55 juta.

Sementara itu, utang bagian jangka pendek juga tercatat menurun, dari sebelumnya US$629,57 juta menjadi US$482,23 juta.

Kendati demikian, utang bahan bakar terpantau membengkak 955 persen menjadi US$9,97 juta, dari periode tahun lalu senilai US$945.347.

Pinjaman jangka panjang GIAA setelah biaya transaksi yang belum diamortisasi sepanjang enam bulan pertama tahun ini mencapai US$631,12 juta, turun dari sebelumnya senilai US$775,90 juta.

Utang jangka panjang perseroan mencakup pinjaman dengan pihak berelasi senilai US$173,22 juta serta pihak ketiga antaralain Industrial and Commercial Bank of China Co Ltd, Bank of China Limited, PT Bank Permata Tbk. (BNLI) dan PT Bank Panin Indonesia Tbk. (PNBN) senilai US$41,65 juta.

Entitas anak GIAA juga melakukan pinjaman ke pihak berelasi dan pihak ketiga di antaranya PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII), PT Bank KEB Hana Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan Japan Finance Corporation dengan nilai total US$416,25 juta.

Di sisi lain, utang lain-lain sedikit meningkat, dari US$40,36 juta menjadi US$41,02 juta akibat membengkaknya retribusi bandara yang naik sekitar 33 persen.

Lebih lanjut manajemen GIAA menambahkan, selisih antara nilai wajar dan nilai tercatat utang yang direstrukturisasi senilai US$471.487.985 dicatat sebagai keuntungan dari restrukturisasi pembayaran pada laporan laba rugi konsolidasian interim.

“Pada tanggal 31 Desember 2021, utang usaha bagian jangka panjang grup merupakan utang usaha kepada berbagai BUMN yang telah direstrukturisasi berdasarkan negosiasi dengan masing-masing BUMN,” tutupnya.

Sebagai informasi, Garuda Indonesia membukukan pendapatan senilai US$878,69 juta per Juni 2022, naik 26,1 persen secara tahunan (yoy) dari periode sebelumnya senilai US$696,8 juta.

Total keuntungan komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun mencapai US$3,75 miliar, melesat dari tahun lalu yang masih mencetak kerugian senilai US$904,92 juta.

Total liabilitas GIAA mencapai US$8,21 miliar per Juni 2022, turun dari akhir 2021 senilai US$13,3 miliar. Per Juni 2022, liabilitas jangka pendek US$2,16 miliar dan liabilitas jangka panjang US$6,05 miliar.

GIAA mencatatkan ekuitas negatif US$2,35 miliar pada semester I/2022, berkurang dari US$6,11 miliar pada akhir 2021. Total aset Garuda pun berkurang menjadi US$5,85 miliar dari sebelumnya US$7,19 miliar.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Peluang Investasi IKN, Waskita Beton Siapkan Fasilitas Pabrik di Penajam

Next Post

Berita Singkat BUMN : PTPP, PFN, TIMAH, KAI, TASPEN, PGN, Surveyor Indonesia

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

19 Januari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

19 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

TIMAH Dukung Koperasi dalam Kemitraan Penambangan, Perkuat Pelibatan Masyarakat Lokal

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Hadiri World Economic Forum 2026, Danantara Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Global

19 Januari 2026
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Pupuk Indonesia Dukung Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Banjir Sumatera

19 Januari 2026
Next Post
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : PTPP, PFN, TIMAH, KAI, TASPEN, PGN, Surveyor Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Catat Nol Lost Time Injury di 2025, DAHANA Mantapkan Budaya K3 di Bulan K3 2026

1 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto Siap Membentuk Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R) pada Triwulan I 2026

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Outlook Danantara Sektor Perbankan Himbara pada 2026

7 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Mengungkapkan Proyek Hilirisasi yang Groundbreaking pada Februari 2026

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

by redaksi
19 Januari 2026
0

Di era di mana anak usia sekolah dasar (Generasi Alpha) sangat rentan terpapar konten digital yang tidak terfilter serta risiko...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

19 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Dukung Koperasi dalam Kemitraan Penambangan, Perkuat Pelibatan Masyarakat Lokal

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Hadiri World Economic Forum 2026, Danantara Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Global

19 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In