• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 27 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BUMN Perkuat Kolaborasi di G20 untuk Dukung Ketahanan Pangan

by redaksi
15 November 2022
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketahanan Pangan turut menjadi bagian dari perhatian dunia, tak terkecuali negara-negara anggota G20. Konflik yang terjadi di belahan dunia lain telah membawa dampak pada krisis ekonomi, energi dan pangan yang terjadi di berbagai negara lainnya. Untuk itu, penguatan ekosistem pangan nasional menjadi hal yang urgen bagi Indonesia. ID FOOD sebagai BUMN Holding Pangan terus berupaya memperkuat ekosistem pangan dengan meningkatkan inklusivitas bagi petani, peternak, dan nelayan, serta menjadi perusahaan pangan berkelas dunia.

Dalam penyelenggaraan Forum Business 20 (B20) yang menjadi bagian dari KTT G20 di Bali, 15-16 November 2022, ID FOOD menjajaki perluasan kerja sama di bidang pangan dengan Uni Emirat Arab (UEA). Pada pertemuan bisnis ini dilakukan pembahasan potensi kerja sama lainnya guna peningkatan sektor perdagangan pangan di antaranya palm fruit, dan Indonesia tropical fruit, kolaborasi pelaku usaha pangan dan private sector lokal Indonesia.

RelatedPosts

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Setelah menjadi holding pangan di Januari 2022, ID FOOD kini tengah melakukan 5 fokus prioritas. Kelima fokus prioritas tersebut adalah ketersediaan pangan dengan optimalisasi produksi dalam negeri, peningkatan mutu pangan untuk makanan bergizi seimbang, kesinambungan dengan pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang, pelaksanaan operational excellence berbasis teknologi, dan menjaga keterjangkauan dengan memastikan keseimbangan manfaat dan biaya untuk stabilisasi harga dan inflasi.

Ekosistem pangan terintegrasi ID FOOD dari hulu hingga hilir diharapkan mampu meningkatkan inklusivitas kesejahteraan bagi petani, peternak dan nelayan. Mulai dari produksi pangan diantaranya komoditas beras, jagung, gula, ikan, produksi dan budidaya Day Old Chicken (DOC) dan penggemukan sapi, serta komoditas garam. Selain memproduksi, ID FOOD juga bergerak di pengolahan hasil olahan pangan, penyimpanan pangan (cold storage) serta sektor perdagangan dan logistik sebagai komitmen dalam menjaga ketersediaan pangan memenuhi kebutuhan masyarakat.

ID FOOD juga bersinergi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Perum Perhutani, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Asuransi Jasa Indonesia, dan PT Asuransi Kredit Indonesia dalam program Makmur untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Melalui program Makmur, petani mendapat berbagai pengawalan teknis dan budidaya pertanian secara komprehensif dan berkelanjutan termasuk pendampingan, akses permodalan dan akses pasar.

Program ini tentunya wujud kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga, Kementerian, swasta, UMKM, Petani. Hal ini sejalan dengan yang diamanahkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk bergotong royong membangun ekosistem Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani di Indonesia.

“Kunci dari ketahanan pangan terletak pada ekosistem yang dibangun oleh kita sendiri. Kita harus menguasai rantai pasok yang tak hanya akan memakmurkan para petani Indonesia, tapi juga punya peran akan kebutuhan pangan dunia. Ini selaras dengan keinginan Presiden Joko Widodo, bahwa Indonesia harus membangun sebuah BUMN pangan yang kuat untuk merealisasikan visi Indonesia 2045 di sektor peningkatan ketahanan pangan nasional,” ungkap Erick Thohir[1] .

Tidak hanya ID FOOD, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding BUMN Perkebunan juga turut berperan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain berpartisipasi dalam program Makmur sebagai pendamping petani rakyat sekaligus off-taker, berbagai skema inovatif juga dilakukan oleh perusahaan ini. Sebagai contoh adalah pelaksanaan sistem BULE atau tumpangsari kedelai di lahan perkebunan tebu dengan potensi lahan seluas 150.000 hektare untuk menggenjot produksi kedelai dalam negeri yang saat ini tak sampai 10% dari kebutuhan nasional. Selain itu, Holding BUMN Perkebunan ini juga tengah bekerja sama dengan ID FOOD dan perusahaan susu asal Belanda untuk memaksimalkan penggunaan lahannya sebagai kawasan peternakan sapi perah terintegrasi. Pengembangan industri susu segar dalam negeri ini dilakukan karena tingkat kebutuhannya yang tinggi yakni mencapai 4,4 juta ton per tahun. Namun, produksi susu segar dalam negeri baru mencukupi 21 persen dari kebutuhan nasional.

Dalam rantai industri pangan global, PT Pupuk Indonesia (Persero) juga telah memperluas peluang kerja sama perdagangan Ammonia, Urea, NPK dan produk lain dengan membuka kantor perwakilan di Kota Dubai, UAE pada akhir Oktober lalu. Melalui ekspansi ini, Pupuk Indonesia diharapkan dapat lebih memperluas bisnis trading-nya serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap bahan baku dan pengembangan industri lainnya. Pupuk Indonesia sebagai produsen pupuk terbesar di Asia memainkan peran penting dalam perdagangan pupuk dunia. Pada tahun 2021, volume ekspor urea Pupuk Indonesia mencapai sekitar 2 juta ton, sedangkan ekspor ammonia mencapai 715 ribu ton. Tidak hanya urea, Pupuk Indonesia memiliki beragam jenis produk seperti NPK/NPS, dan/atau ZK yang juga diekspor ke sejumlah negara. Pada tahun 2022, Pupuk Indonesia diprediksi akan meraih nilai pendapatan sebesar USD 6 miliar atau meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebutkan bahwa pembukaan kantor perwakilan di Dubai oleh Pupuk Indonesia merupakan langkah yang sangat strategis karena ada tiga inisiatif yang dikembangkan Pupuk Indonesia ke depan. “Pertama adalah memastikan bahwa mereka memiliki keunggulan operasional, termasuk efisiensi rantai pasok. Kedua terkait ketahanan dan optimalisasi pangan, di mana pupuk menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan untuk memiliki ketahanan pangan yang lebih baik. Ketiga, kami juga percaya bahwa Pupuk Indonesia juga dapat menjadi salah satu produsen produk-produk yang terkait dengan green and circular economy, seperti melalui green ammonia, green hydrogen, atau dalam jangka menengah termasuk blue ammonia dan blue hydrogen,” ujar Pahala. Ke depannya, kantor perwakilan di Dubai ini ditargetkan dapat di-scale up menjadi trading company yang dapat memberikan EBITDA uplift kepada Pupuk Indonesia Group.

Selain itu, Kementerian BUMN baru-baru ini juga menggandeng negara Kanada melalui Canadian Commercial Corporation (CCC) untuk bekerja sama dalam hal ketahanan pangan serta produk dan jasa agrikultural. Kerja sama tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani di hari kedua pelaksanaan SOE International Conference di Bali Nusa Dua Convention Center, Oktober lalu. Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi Indonesia, salah satunya kenaikan harga komoditas pangan yang diakibatkan kelangkaan pasokan. “Kita melihat bahwa kerja sama strategis antara Indonesia dan Kanada yang meliputi namun tidak terbatas pada potash, gandum, biji-bijian, dan kedelai memiliki peranan yang sangat penting”, tutur Pahala.

Di samping meningkatkan produksi, Kementerian BUMN bersama-sama dengan BUMN terkait juga terus meningkatkan sisi pemasaran produk pangan Indonesia yang saat ini telah menembus pasar dunia, salah satunya pada komoditi kopi dan teh. Melalui program PMO Kopi Nusantara, Kementerian BUMN berupaya untuk menciptakan ekosistem bisnis kopi yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Fokus pengembangan komoditas ini adalah petani rakyat yang saat ini menghasilkan 96% dari total produksi kopi nasional. Awal September lalu, BUMN menyelenggarakan Pasar Kopi: Indonesian Coffee Market di Amsterdam dengan membawa 97 jenis produk turunan kopi yang berasal dari 11 daerah di Indonesia dan nilai transaksi sebesar 5,6 juta USD. Belanda dipilih karena memiliki potensi besar sebagai hub perdagangan kopi Indonesia dan Uni Eropa yang menjadi konsumen kopi terbesar di dunia dengan total konsumsi hingga 2,5 juta ton kopi di periode 2020/2021.

Pada komoditas teh, PTPN Holding telah melakukan ekspor ke Seattle, Amerika Serikat, untuk digunakan oleh Starbucks yang mempunyai 32 ribu gerai di 79 negara. Produksi teh PTPN yang melimpah dan berkualitas dihasilkan oleh lebih dari 20 ribu hektare areal perkebunan dengan total produksi mencapai 50 ribu ton teh kering per tahun.

Previous Post

Waskita Karya Siap Lakukan Kerja Sama Strategis dengan Melepas 5 ruas Tol hingga 2025

Next Post

PTPN V Inisiasi Roadmap Pengembangan Dekarbonisasi

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

27 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
Berita

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Mengungkap Empat Tahapan Asesmen Transformasi Menyeluruh Sektor BUMN

27 April 2026
𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”
Berita

𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

27 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Layanan 128 Ribu BSI Agen Menjangkau Hingga Pelosok Desa

27 April 2026
Next Post
Hemat Biaya Energi, PTPN V Tingkatkan Pemanfaatan PLTBG

PTPN V Inisiasi Roadmap Pengembangan Dekarbonisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq Menyerahkan Data Administrasi 31 Aglomerasi Terkait Pembangunan PSEL kepada Danantara

6 hari ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi untuk Ekspansi

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

by redaksi
27 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Mengungkap Empat Tahapan Asesmen Transformasi Menyeluruh Sektor BUMN

27 April 2026
𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

27 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In