Danlanud Suryadarma Kalijati Subang, Marsekal Pertama TNI Djohn Amarul, S.AB melakukan kunjungan kerja ke kawasan Energetic Material Center DAHANA di Subang, Rabu, (15/7/2020), dalam rangka merekatkan hubungan silaturahmi dan kemitraan antara TNI AU dengan DAHANA.
“Terima kasih kepada DAHANA yang sudah menerima kunjungan kami. Saya bangga terhadap DAHANA sehingga Indonesia mampu secara mandiri menyediakan kebutuhan bahan peledak khususnya disektor bahan peledak komersil,” ungkap Djohn.
Secara historis, PT DAHANA (Persero) tidak bisa dilepaskan dari TNI AU yang telah melahirkan DAHANA pada tahun 1966. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan PT DAHANA (Persero) Asep Maskandar.
“Sejarah DAHANA sebagai pionir di industri ini berawal dari proyek Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) pada tahun 1966 yang dikenal dengan Proyek Menang yang berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Hingga kini, DAHANA masih berhubungan erat dengan TNI AU, salah satunya memproduksi bom pesawat tempur untuk Sukhoi seperti Bom P-100L, P-250L dan P-500L,” terang Asep Maskandar.
Sumber Dahana, edit koranbumn
















