Home / Berita / Dukung Wisata Labuan Bajo, ASDP Bakal Operasikan KMP Komodo

Dukung Wisata Labuan Bajo, ASDP Bakal Operasikan KMP Komodo

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) masih menghitung tarif  KMP Komodo sebagai alternatif moda transportasi laut bagi wisatawan menuju Pulau Komodo, habitat kadal raksasa purba Varanus komodoensis.

Sekadar gambaran, tarif KMP Komodo akan berada pada kisaran Rp650.000 per orang-Rp800.000 per orang. Dengan tiket itu, wisatawan akan dapat mencapai Pulau Padar, Pulau Komodo, dan Pink Beach.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan kehadiran KMP Komodo di Labuan Bajo merupakan salah satu wujud kontribusi perseroan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya yang ingin menikmati keindahan alam di Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pink Beach.

“Kini masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo memiliki alternatif moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau ,” tuturnya, Sabtu (1/12/2018).

KMP Komodo didesain sebagai kapal wisata berkapasitas 80 orang yang dilengkapi dengan fasilitas AC, tempat duduk reclining seat, mini bar, layanan entertainment, dan mushola. Kapal akan melaju dengan kecepatan 9 knot.

KMP Komodo juga menghadirkan area beratapkan luvre di atas dek kapal. Di area terbuka ini, penumpang dapat duduk-duduk di kursi kayu sembari menikmati laut Labuan Bajo. Selain itu, disediakan pula fasilitas kursi malas bagi penumpang kapal yang ingin berjemur dan memandang Labuan Bajo dari atas kapal.

Pengalaman perjalanan di atas KMP Komodo dibuat kian hangat dan santai dengan kehadiran lounge room yang simpel, kursi sofa yang empuk.

“Kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan kepada para penumpang dengan menikmati sensasi perjalanan kapal feri yang aman dan nyaman dengan KMP Komodo ini,” ujarnya.

Rencananya, KMP Komodo dioperasikan sebelum Natal 2018.

Sumber bisnis.com

Check Also

Holding Pelindo Jadi Solusi Tingkatkan Standarisasi Pelabuhan RI

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, Elvyn G Masassya menyebutkan saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *