• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 30 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN, Erick Thohir Dorong Restrukturisasi Garuda Indonesia Harus Dilakukan Secara Menyeluruh

by redaksi
12 Januari 2022
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara terkait berbagai masalah yang mendera PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Ia menekankan bahwa restrukturisasi di tubuh Garuda harus dilakukan secara menyeluruh.

Asal tahu saja, hari ini (11/1) Menteri BUMN melaporkan dugaan kasus korupsi Garuda ke Kejaksaan Agung RI. Laporan tersebut berfokus pada dugaan korupsi terkait pembelian pesawat ATR 72-600 di tahun 2013 lalu.

RelatedPosts

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Erick menyebut telah mengantongi bukti dugaan kasus korupsi tersebut berdasarkan data investigasi audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Adapun dugaan tersebut terjadi saat Garuda masih dipimpin oleh Direktur Utama berinisial ES (Emirsyah Satar).

“Pembelian pesawat tidak hanya terjadi di 2013. Pihak Kejaksaan masih me-mapping sampai mana titiknya. Contoh, terkait pembelian pesawat Bombardier, auditnya masih berjalan. Audit untuk ATR 72-600 sudah tutup, ini yang kami serahkan ke Kejaksaan,” ungkap Erick ketika ditemui Kontan, Selasa (11/1).

Menteri BUMN menjelaskan, pihaknya memang bekerja sama dengan Kejagung RI sebagai bagian dari program besar transformasi perusahaan-perusahaan BUMN, termasuk di dalamnya Garuda. Dalam hal ini, pemerintah ingin restrukturisasi Garuda dilakukan secara menyeluruh, bukan sepotong-sepotong atau penyelesaian masalah kasus per kasus.

“Masalah Garuda itu tidak hanya dilihat dari kasus korupsi saja. Rencana bisnis dan strategi juga harus dibenahi secara total,” sambung Erick.

Masalah Garuda memang terbilang kompleks. Misalnya, perusahaan plat merah ini disebut memiliki jenis pesawat yang terlalu banyak bilang dibandingkan maskapai pesawat lainnya.

Data Kementerian BUMN memperlihatkan,  Garuda memiliki 13 jenis pesawat, sedangkan maskapai lain hanya 3–4 jenis pesawat saja. Garuda juga memiliki jumlah lessor mencapai 32 lessor tatkala maskapai lain hanya punya 4–5 lessor saja. Imbasnya, Garuda kelimpungan lantaran biaya perawatan dan sewa pesawat yang terlampau tinggi.

Jumlah rute penerbangan Garuda juga telah dipangkas dari 437 rute menjadi tinggal 140 rute sebagai dampak masalah-masalah yang dialami perusahaan tersebut.

Erick menambahkan, saat ini hanya ada 35 pesawat Garuda yang terbang melayani penumpang. Jika masalah Garuda berlarut, maka efeknya akan menjalar ke ekosistem penerbangan nasional itu sendiri. Padahal, kebutuhan pesawat secara nasional bisa mencapai 400 buah.

“Garuda hanya punya 35 pesawat, ditambah Citilink 40 pesawat. Katakanlah maskapai swasta ada 100-an pesawat. Ini baru setengah dari kebutuhan pesawat nasional. Efeknya bisa-bisa harga tiket jadi mahal,” ungkap dia.

Di sisi lain, Erick menyambut positif proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda yang sejauh ini berjalan dengan lancar. Dengan adanya PKPU, Garuda bisa menyortir secara rinci utang-utang mana saja yang bermasalah dan perlu segera direstrukturisasi.

Utang-utang tersebut bukan hanya dari pihak lessor saja, melainkan juga sampai ke level tagihan penyediaan makanan dan lain sebagainya. Ini mengingat para kreditur dapat mendaftarkan klaim kewajiban usaha kepada Garuda sebagai bagian dari tahapan PKPU tersebut.

Mengutip materi paparan publik Garuda di Desember 2021, Garuda memiliki lebih dari 800 kreditur dengan total utang sebesar US$ 9,8 miliar.

Pemerintah pun optimistis Garuda bisa menuai hasil positif dari proses PKPU yang dijalaninya. Erick pun berkaca pada maskapai Philipine Airlines yang mampu melalui PKPU dengan baik, bahkan sanggup meraih diskon pemotongan utang mencapai US$ 2 miliar. “Harusnya Garuda juga bisa sukses seperti itu,” tandasnya.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Bank Syariah Indonesia Siap Fasilitasi Transaksi Perbankan Syariah di Lingkungan Lembaga Negara

Next Post

Pemerintah Akan Bahas Usulan Skema BLU DMO Batubara untuk Sektor Kelistrikan

Related Posts

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis
Berita

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

29 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

29 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

29 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria mengungkapkan Proses Streamlining Telah Melikuidasi 167 anak cucu BUMN Tanpa PHK

29 April 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Akan Bahas Usulan Skema BLU DMO Batubara untuk Sektor Kelistrikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Program BRI Debit FC Barcelona, BRI Berhasil Mengumpulkan Tabungan Senilai Rp1,29 triliun dari 10.781 nasabah

15 jam ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

6 jam ago
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

Komitmen MIND ID Menerapkan Prinsip Keberlanjutan di Seluruh Wilayah Operasional Tambang

7 hari ago
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal 1-2026

19 jam ago
BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis
Berita

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

by redaksi
29 April 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja solid hingga kuartal I 2026. Pencapaian ini diraih di tengah...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

29 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

29 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In