• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 25 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Sulit Optimalkan Kredit, Bank Parkirkan Dana di Surat Berharga Negara

by redaksi
20 Desember 2020
in Berita
0
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Perkembangan kredit perbankan terus mengalami kontraksi. Terbaru, Bank Indonesia mengumumkan per November 2020 kredit perbankan turun sebesar 1,39% secara year on year (yoy). Kontraksi itu melanjutkan perlambatan di bulan sebelumnya yang juga minus 0,47% yoy.

Bank Sentral memandang bahwa rendahnya pertumbuhan kredit lebih disebabkan oleh sisi permintaan dari dunia usaha dan juga adanya persepsi risiko dari sisi penawaran perbankan.

RelatedPosts

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

Melihat kondisi itu, perbankan pun mau tidak mau harus mengalokasikan sebagian likuiditasnya ke instrumen investasi atau biasa disebut secondary reserve. Salah satu yang paling menjadi incaran adalah Surat Berharga Negara (SBN). Data terbaru menunjukkan total kepemilikan SBN perbankan saat ini telah menembus Rp 1.497,05 triliun per 16 Desember 2020 menurut data Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Porsinya juga terus meningkat, pada periode itu sebanyak 38,77% SBN dipegang oleh perbankan. Porsi terbesar ada di surat utang negara (SUN) dengan nilai mencapai Rp 1.185,11 triliun.

Beberapa bank yang dihubungi Kontan.co.id pun mengamini kondisi tersebut. Direktur PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Nixon Napitupulu menjelaskan pihaknya sudah memarkir sekitar Rp 44 triliun likuiditasnya ke instrumen SUN. Nilai itu menurut dia merupakan yang terbesar dalam sejarah BTN. “BTN saat ini sudah lebih dari Rp 44 triliun diparkir di obligasi, baik valas ataupun Rupiah. Kita belum (pernah) punya bonds sebesar itu,” kata dia belum lama ini.

Wajar, menurut Nixon hal itu memang menjadi alternatif seluruh industri perbankan di tengah belum menggeliatnya permintaan kredit baru. “Likuiditas sangat tebal. Mau tidak mau bank akan menaruh di secondary reserve,” imbuh dia.

Hal itu rupanya juga dilakukan oleh bank kecil. Ambil contoh PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) yang menyebut per November 2020 total outstanding surat berharga perseroan sudah mencapai Rp 2,4 triliun. Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu menjelaskan, kendati terbilang kecil faktanya nilai tersebut meningkat 215% dari posisi akhir tahun 2019 atau year to date (ytd).

“Peningkatan pada surat berharga merupakan optimalisasi idle fund yang belum disalurkan ke kredit,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis (17/12). Pun, walau sudah memarkir sebagian likuiditasnya ke surat berharga, Daniel mengatakan arus pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tetap masih jumbo.

Catatan Bank Ina menunjukkan per November 2020 total DPK sudah meningkat sebesar 34% secara ytd. Tapi di sisi lain, penyaluran kredit masih sangat tipis atau baru meningkat 3% ytd saja.

Menurut Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede, per 16 Desember 2020 kepemilikan bank pada SBN tercatat naik sekitar Rp 43,7 triliun dalam hitungan satu bulan. Realisasi itu bahkan melesat naik Rp 915,7 triliun secara ytd.

Dia menjelaskan penempatan dana perbankan yang masih meningkat pada bulan Desember ini dipengaruhi oleh masih rendahnya permintaan kredit perbankan, terindikasi dari pertumbuhan kredit per November tercatat -1,39% yoy atau -3,01% ytd. Padahal, beberapa indikator seperti indeks keyakinan konsumen (IKK) atau PMI manufaktur dan laju impor cenderung meningkat cukup positif.

Menurut Josua, masih tingginya penempatan dana perbankan di tahun ini juga sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan BI yang selanjutnya mendorong penurunan yield SUN, setelah menyentuh level tertingginya pada bulan Maret yang lalu di tengah kepanikan pasar keuangan global yang memicu keluarnya dana asing dari pasar keuangan negara berkembang.

“Tingginya penempatan dana perbankan di tahun ini juga in line dengan tren penurunan suku bunga acuan BI yang selanjutnya mendorong penurunan yield SUN, setelah menyentuh level tertingginya pada bulan Maret yang lalu di tengah kepanikan pasar keuangan global yang memicu keluarnya dana asing dari pasar keuangan negara berkembang,” jelas Josua.

Hal itu juga diperparah dengan kondisi penurunan penerimaan bunga di industri perbankan sebagai konsekuensi dari restrukturisasi kredit. “Selama permintaan kredit masih cenderung rendah, maka dengan imbal hasil SUN 10 tahun di kisaran 6% masih cenderung lebih baik dibandingkan tidak mengoptimalkan ekses likuiditas tersebut sama sekali,” pungkasnya.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Disetor Tahun Depan, Tambahan Sisa Modal SWF Sebesar Rp60 Triliun

Next Post

Ketulusan untuk Melayani, Ini Para Pemenang AJP 2020

Related Posts

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

24 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi

24 April 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Ketulusan untuk Melayani, Ini Para Pemenang AJP 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Dorong Industri Batik Berkelanjutan lewat Solusi Pengolahan Limbah di Bantul

2 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Menyiapkan 15 pesawat untuk Operasional Penerbangan102.502 jemaah Haji 1447 H

7 hari ago
Berita Singkat BUMN : Surveyor Indonesia, LEN, Jasa Tirta I, PPI, PFN, Nindya Karya, Bank Mandiri, PUSRI, Injourney Airports, Jasa Tirta II, ASDP, BBI

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi Terpilih Sebagai Anggota Dewan ACI Asia Pasifik dan Timur Tengah

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Management Walkthrough Hutama Karya: Jajaran Komisaris Pastikan Kualitas Infrastruktur di Sumatra Barat

7 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

by redaksi
24 April 2026
0

BTN perkuat permodalan, akselerasi ekspansi kredit. Melalui RUPST Tahun Buku 2025, BTN menegaskan strategi ekspansi kredit guna mendorong pertumbuhan bisnis...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

24 April 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Bank Syariah Nasional Geber Inovasi SiPA untuk Efisiensi Pasar Keuangan Syariah

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Dukung Program Rumah Layak Huni, TASPEN Membahas dan Merumuskan Teknis Pelaksanaan Program Bagi Pekerja ASN dan Pensiunan

24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In