Home / Berita / BNI dan Mandiri Gerak Cepat Bangun Hunian Sementara di Sigi

BNI dan Mandiri Gerak Cepat Bangun Hunian Sementara di Sigi

Pascagempa yang melanda sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. fokus pada percepatan pembangunan 400 hunian sementara di Desa Lolu dan Desa Sibalaya yang terletak di Kabupaten Sigi.

Corporate Secretary BNI Kiryanto menyampaikan, tidak hanya rumah hunian sementara atau Huntara yang dibangun untuk meringankan beban korban bencana di Sulawesi Tengah, BNI dan badan usaha milik negara (BUMN) lain juga bersinergi untuk membangun fasilitas penunjang hidup lainnya.

“Fasilitas hidup lain itu seperti Rukatara [ruang kelas sementara], MCK (mandi, cuci, dan kakus), serta fasilitas air bersih, seperti membuat sumur bor,” ujarnya, Jumat (19/10).

Dia mengungkapkan, Sigi sempat menjadi kawasan terisolir sehingga aliran bantuan lebih sulit disampaikan ke kawasan tersebut. Oleh sebab itu, BNI dan Bank Mandiri bertindak cepat membawa bantuan yang bisa menjadi tempat tinggal sementara korban bencana gempa, tsunami, dan pergerakan tanah (liquifaksi) pada 28 September lalu.

Pada saat bersamaan, BNI juga memastikan pelayanan perbankan terhadap masyarakat di kawasan bencana dapat diberikan secara maksimal. Hingga saat ini, sebanyak 17 kantor cabang dan kantor cabang pembantu di Palu, Parigi, dan Donggala telah kembali beroperasi.

Untuk tetap memberikan layanan prima, BNI mengerahkan tenaga frontliners dari area Jakarta untuk melayani nasabah di daerah yang terkena bencana. Layanan tersebut juga didukung oleh 97 ATM yang telah kembali online dan empat unit BNI Layanan Gerak (BLG) yang dikerahkan.

“Bekerja sama dengan BUMN, BNI berkomitmen untuk mempercepat pemulihan keadaan di daerah bencana, salah satunya di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Tidak hanya kebutuhan akan tempat berlindung, MCK, air minum, dan layanan perbankan, BNI mengirimkan relawan dari kaum milenial untuk membantu penyaluran bantuan ke daerah bencana,” tutur Kiryanto.

Melalui karyawannya yang memiliki latar belakang psikologi, BNI juga melakukan trauma healing dan mental recovery untuk menghibur anak-anak para korban bencana.

BNI juga mendirikan posko kesehatan gratis dan dapur umum di Posko BNI, membagikan air bersih, menyediakan 1.000 nasi bungkus per hari, air mineral, dan makanan instan.

Sumber bisnis.com

Check Also

4 Pembangkit Energi Baru untuk Papua

Perusahaan Lisrik Negara menetapkan empat pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) untuk Provinsi Papua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *